Berapa Tarif Manggung Bad Bunny di Super Bowl Halftime 2026?
Meski Super Bowl Halftime Show tampak mewah dan penuh sorotan, bayaran untuk tampil di acara ini ternyata tergolong kecil.
Berbeda dari anggapan publik, NFL tidak memberikan honor besar kepada para artis yang tampil di panggung paruh waktu tersebut.
Para pengisi acara hanya menerima bayaran sesuai “skala serikat” yang ditetapkan oleh SAG-AFTRA. Nilainya pun relatif simbolis, berkisar dari ratusan hingga beberapa ribu dolar, jauh dari bayaran konser yang biasa diterima musisi kelas dunia.
Sebagai perbandingan, Jennifer Lopez dan Shakira masing-masing hanya menerima honor sebesar US$1.030 saat tampil di Super Bowl atau sekitar Rp15,9 juta per artis.
Usher pun disebut menerima bayaran di bawah angka tersebut untuk penampilan utamanya, dengan tambahan honor untuk sesi latihan.
Angka ini jelas sangat kecil jika dibandingkan dengan bayaran konser reguler mereka yang bisa mencapai jutaan dolar.
NFL memang menanggung biaya transportasi, akomodasi, dan kebutuhan teknis, namun secara nominal, bayaran ini jelas tidak sebanding dengan popularitas dan kelas artis seperti Bad Bunny.
Alasan Bad Bunny tetap bersedia tampil meski honornya tidak besar adalah karena eksposur dan nilai simbolis. Super Bowl adalah panggung global yang mampu memperluas pengaruh seorang artis dan mengukuhkan posisinya dalam sejarah musik.
Bagi Bad Bunny, tampil di Super Bowl Halftime 2026 merupakan bentuk representasi budaya Latin sekaligus kebanggaan terhadap komunitas yang telah membesarkan namanya.
Baca Juga: Biodata dan Profil Bad Bunny yang Guncang Panggung Super Bowl Halftime 2026
Kontributor : Dini Sukmaningtyas