Selain itu, menyelesaikan urusan potong rambut sebelum Imlek memastikan penampilan sudah maksimal saat sesi foto keluarga dilakukan.
Mencuci rambut (Keramas) dan mencuci pakaian

Kata "rambut" dalam bahasa Mandarin memiliki pelafalan yang mirip dengan kata "menjadi kaya".
Mencuci rambut saat hari pertama Imlek dianggap seperti membilas habis kekayaan dan keberuntungan yang baru saja hinggap.
Hal serupa berlaku untuk mencuci pakaian, karena hari pertama dan kedua Imlek diyakini sebagai hari lahir Dewa Air, sehingga menggunakan banyak air untuk mencuci dianggap kurang sopan.
Pesan mendalam
Aturan ini sebenarnya sangat membantu dalam hal efisiensi waktu. Mencuci dan menjemur pakaian memakan waktu serta tenaga yang cukup besar.
Dengan menunda pekerjaan ini, setiap orang memiliki kesempatan lebih banyak untuk berbincang dengan sanak saudara yang jarang bertemu.
Larangan ini mendorong setiap anggota keluarga untuk memprioritaskan interaksi sosial di atas rutinitas pekerjaan rumah tangga yang menjemukan.
Menagih utang dan meminjam uang

Aktivitas finansial seperti menagih utang atau meminjam uang sangat dihindari selama perayaan Imlek. Tradisi meyakini bahwa siapa pun yang memulai tahun dengan urusan utang-piutang akan mengalami kesulitan finansial sepanjang tahun.
Baca Juga: 5 Shio yang Energinya Diprediksi Akan Bertabrakan di Tahun Kuda Api
Menagih utang juga dianggap membawa nasib buruk bagi kedua belah pihak, baik bagi si penagih maupun si peminjam.
Pesan mendalam
Momen Imlek adalah waktu untuk merayakan kebahagiaan dan keharmonisan.
Membahas masalah finansial atau menagih utang tentu akan menciptakan ketegangan, rasa malu, hingga konflik antarindividu.
Menghindari topik sensitif seperti ini menjaga hubungan baik dan memastikan suasana perayaan tetap kondusif tanpa ada rasa dongkol atau permusuhan di meja makan.
Kontributor : Armand Ilham