- Rutinitas basic skincare hanya butuh 3 produk: sabun muka, moisturizer, dan sunscreen.
- Malam hari cukup sabun, moisturizer, dan opsional olive oil, plus konsumsi kolagen untuk nutrisi kulit dari dalam.
- Gaya hidup sehat, perlindungan dari sinar matahari, dan diet seimbang mendukung kulit tetap cerah dan sehat.
Suara.com - Pertanyaan "3 basic skincare apa saja" sering dicari di Google. Lalu, bagaimana jawabannya menurut dokter dan ahli kecantikan?
Perawatan untuk kulit sehat tidak serumit yang dibayangkan. Hanya dengan 3 produk skincare, kulit bisa tetap lembap, terlindungi, dan tampak bercahaya.
Melansir dari video yang beredar di TikTok, Dokter Tompi menjelaskan bahwa basic skincare merupakan langkah penting untuk memperbaiki dan melindungi kulit.
Menurut Dokter Tompi, urutan basic skincare di pagi hari dimulai dengan sabun cuci muka untuk membersihkan kulit dari debu dan minyak berlebih.
Selanjutnya, gunakan moisturizer untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Terakhir, aplikasikan sunblock atau sunscreen sebagai pelindung dari sinar UV.
"Perbaiki kelembapan kulit dengan cara kasih basic skincare saja. Sabun, moisturizer, sunblock," kata Dokter Tompi, dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026.
Sementara itu, untuk malam hari, urutannya sedikit berbeda. Basic skincare malam terdiri dari sabun cuci muka dan moisturizer, dengan tambahan olive oil yang bersifat opsional untuk nutrisi ekstra.

Selain perawatan dari luar, Dokter Tompi juga menyarankan konsumsi kolagen untuk menjaga elastisitas, kelembapan, dan kesehatan kulit dari dalam.
"Malam, sabun, moisturizer, tambahin olive oil kalau ada. Terus minum kolagen," ujarnya.
Baca Juga: Skincare Pepaya Apakah Sudah BPOM? Ini 4 Rekomendasi untuk Mencerahkan Wajah
Tidak hanya perawatan kulit dari luar, gaya hidup juga berperan penting untuk kulit sehat. Mengutip dari Mayo Clinic, berikut lima tips utama agar kulit tetap sehat.
1. Lindungi kulit dari sinar matahari
Salah satu cara paling penting untuk merawat kulit adalah melindunginya dari paparan sinar matahari.
Paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerutan, bintik penuaan, dan masalah kulit lainnya, termasuk meningkatkan risiko kanker kulit.
- Gunakan sunscreen ber-SPF minimal 30, dan oleskan ulang setiap dua jam atau lebih sering jika berkeringat atau berenang.
- Carilah tempat teduh terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, saat sinar matahari paling kuat.
- Kenakan pakaian pelindung seperti baju lengan panjang, celana panjang, dan topi lebar.
- Pakaian berwarna gelap biasanya memberikan perlindungan lebih baik dibanding warna terang.
2. Hindari merokok
Merokok dapat membuat kulit terlihat lebih tua dan mempercepat pembentukan kerutan. Zat dalam rokok menyempitkan pembuluh darah kecil di lapisan kulit, mengurangi aliran darah dan nutrisi penting untuk kesehatan kulit.
Selain itu, merokok merusak kolagen dan elastin yang menjaga kekuatan dan kekenyalan kulit.
3. Rawat kulit dengan lembut
Cuci muka, mandi, atau bercukur yang terlalu kasar bisa merusak kulit. Batasi waktu mandi maksimal lima menit dengan air hangat, gunakan sabun atau pembersih yang lembut, dan jangan gosok kulit terlalu keras.
Setelah mencuci, tepuk kulit dengan handuk agar kelembapan tetap tertahan, lalu gunakan moisturizer sesuai tipe kulit.
4. Pola makan sehat
Diet seimbang dapat mendukung kesehatan kulit. Konsumsi banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Minum cukup air untuk menjaga hidrasi kulit.
Batasi makanan tinggi gula, makanan olahan, dan karbohidrat sederhana karena dapat mempercepat penuaan kulit.
5. Kelola stres
Terlalu banyak stres dapat membuat kulit lebih sensitif dan memicu jerawat. Pastikan tidur cukup, rutin bergerak, kurangi beban tugas berlebihan, dan lakukan aktivitas yang menyenangkan untuk menenangkan pikiran. Meditasi atau yoga juga bisa membantu menjaga kulit tetap sehat.