Salat Gerhana 3 Maret 2026 Jam Berapa? Simak Tata Cara Pelaksanaannya

Nur Khotimah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:34 WIB
Salat Gerhana 3 Maret 2026 Jam Berapa? Simak Tata Cara Pelaksanaannya
Salat Gerhana 3 Maret 2026 Dilakukan Jam Berapa (freepik)

Suara.com - Pada 3 Maret 2026, Indonesia kembali menyaksikan fenomena langit spektakuler, yaitu Gerhana Bulan Total atau Blood Moon yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H.

Fenomena ini bukan hanya menarik dari sisi astronomi, tapi juga memiliki makna spiritual dalam Islam, yaitu dianjurkan untuk melaksanakan Salat Gerhana atau Salat Khusuf sebagai bentuk ta’zhim dan dzikir kepada Allah SWT.

Waktu & Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Ilustrasi Gerhana Bulan (unsplash)
Ilustrasi Gerhana Bulan (unsplash)

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fase Gerhana Bulan Total tanggal 3 Maret 2026 di Indonesia bagian barat (WIB) adalah sebagai berikut:

  • Mulai gerhana penumbra: sekitar 15.42 WIB
  • Mulai gerhana parsial: sekitar 16.49 WIB
  • Mulai totalitas: sekitar 18.03 WIB
  • Puncak gerhana: sekitar 18.33 WIB
  • Akhir totalitas: sekitar 19.03 WIB
  • Gerhana berakhir: sekitar 20.17 WIB

Itu artinya, gerhana bulan total benar-benar berlangsung mulai sore menjelang malam di seluruh zona waktu Indonesia, dan inilah waktu yang menjadi acuan pelaksanaan Salat Gerhana.

Kapan Salat Gerhana Dilaksanakan?

Dalam Islam, Salat Gerhana Bulan (disebut juga Salat Khusuf) dilakukan saat gerhana masih berlangsung, mulai dari fase gerhana tampak hingga selesai.

Waktu salat tidak ditetapkan seperti salat fardu, tetapi dianjurkan di tengah-tengah durasi fenomena tersebut ketika gerhana terlihat jelas.

Karena fase total gerhana terjadi sekitar 18:03–19:03 WIB (dan setara di WITA/WIT), maka waktu paling utama untuk menunaikan salat gerhana adalah ketika bulan sudah mulai masuk bayangan bumi hingga fase puncak dan sebelum selesai.

Apa Itu Salat Gerhana?

Ilustrasi salat gerhana bulan total 'blood moon' (Google Studio AI)
Ilustrasi salat gerhana bulan total 'blood moon' (Google Studio AI)

Salat Gerhana (dalam kasus gerhana bulan disebut Salat Khusuf) adalah salah satu bentuk salat sunnah muakkadah (sunah yang sangat dianjurkan) yang dilakukan untuk mengingat kebesaran Allah SWT saat fenomena alam menarik seperti gerhana terjadi.

Hal ini didasarkan pada sunah Rasulullah SAW yang mengajarkan umat Islam berdoa dan salat saat melihat gerhana sebagai tanda kekuasaan Allah SWT, bukan karena sebab kematian atau kelahiran seseorang.

baca juga

Tata Cara Salat Gerhana (Sholat Khusuf) Secara Berjamaah

Salat Gerhana berbeda dengan salat biasa karena memiliki beberapa ciri khusus pada tata cara dan bacaan.

Berikut panduan lengkapnya secara step-by-step yang bisa diterapkan secara berjemaah di masjid atau musalla:

1. Niat Jadi Makmum Jemaah

Niat dilakukan di dalam hati saat takbiratul ihram, bacaannya adalah sebagai berikut:

Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini makmuman lillahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

2. Takbir dan  Bacaan

Tidak ada azan atau iqamah seperti salat wajib. Imam menyeru jamaah dengan: As-salatu jami‘ah sebelum salat.

Salat terdiri dari 2 rakaat. Dalam setiap rakaat, ada dua kali rukuk dan dua kali berdiri (qiyam) dengan bacaan Al-Fatihah dan surah panjang saat berdiri. 

3. Rukuk dan Sujud

Rukuk dilakukan dengan membaca tasbih berlama-lama sebagai bentuk khusyuk. Antara rukuk pertama dan kedua, berdiri dan membaca Al-Fatihah serta surah panjang lagi sebelum sujud.

Sujud dilakukan seperti salat biasa, namun dianjurkan untuk lebih lama dengan dzikir dan doa.

4. Bacaan Setelah Salat

Setelah salat selesai, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, doa untuk umat, serta mendengarkan tausiyah atau khutbah singkat yang mengingatkan kebesaran Allah SWT dan pentingnya taubat.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dapat disaksikan di seluruh Indonesia, berlangsung sore hingga malam hari.

Salat Gerhana (Salat Khusuf) dilakukan saat fenomena gerhana masih berlangsung, paling utama pada fase puncak gerhana.

Salat ini sifatnya sunnah muakkad, dapat dilakukan secara berjemaah dengan tata cara khusus bacaan dan ruku’ yang lebih lama.

Kemudian setelah salat, dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, serta sedekah.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Penampakan Gerhana 'Blood Moon' di Berbagai Negara: Dari Indonesia hingga Palestina

Viral Penampakan Gerhana 'Blood Moon' di Berbagai Negara: Dari Indonesia hingga Palestina

Tekno | Senin, 08 September 2025 | 11:18 WIB

Fakta dan Mitos Gerhana Bulan yang Masih Hidup di Masyarakat Indonesia

Fakta dan Mitos Gerhana Bulan yang Masih Hidup di Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 07 September 2025 | 20:25 WIB

Langit Maluku Utara Akan Menyala! Saksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini

Langit Maluku Utara Akan Menyala! Saksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini

News | Minggu, 07 September 2025 | 20:14 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×