Niat ini dapat diucapkan pada pagi harinya sebelum waktu zawal (matahari tergelincir), asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan atau minum.
3. Sahur
Disunnahkan untuk makan sahur sebelum waktu fajar, meskipun hanya dengan seteguk air, karena terdapat keberkahan di dalamnya.
4. Menahan Diri
Sama seperti ibadah puasa di bulan Ramadhan, menahan diri dari lapar dan dahaga serta menghindari dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
5. Berbuka Puasa
Berbuka puasa dilakukan setelah matahari terbenam dengan membaca doa buka puasa:
“Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa’alayka tawakkaltu wa’ala rizqika-aftartu, bi rahmatika ya arhamar-rahimin,”
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berpuasa. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dari semua pengasih”.
5 Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari
1. Berlimpah Pahala
Dengan puasa Ramadhan selama 30 hari setara dengan 300 hari, ditambah 6 hari puasa Syawal yang setara dengan 60 hari, sehingga totalnya menjadi 360 hari atau setara dengan satu tahun penuh.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramdhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).
2. Penyempurna Ibadah Ramadan
Sebagaimana salat sunnah rawatib yang menyempurnakan salat fardu, puasa Syawal menyempurnakan puasa wajib yang mungkin terdapat kekurangan di dalamnya.
Dengan melaksanakan puasa Syawal, diharapkan amalan puasa Ramdhan kita menjadi lebih sempurna di sisi Allah SWT.
3. Tanda Syukur Kepada Allah SWT
Dengan melaksanakan puasa Syawal, sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat dan ampunan yang diberikan Allah SWT selama bulan Ramadhan.
Puasa sunnah yang dilakukan selama 6 hari tersebut, sebagai tekad untuk menunjukan kesungguhan dalam mensyukuri kesempatan yang telah diberikan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
4. Konsistensi Ibadah
Setelah Ramadhan, seringkalin semangat ibadah jadi menurun. Dengan melanjutkan puasa di bulan Syawal, kita semua diingatkan untuk tetap istiqamah dalam beribadan dan tidak kembali kepada kebiasaan lama yang kurang baik.
5. Bermanfaat untuk Kesehatan
Beberapa manfaat kesehatan yang dirasa ketika melaksanakan puasa Syawal 6 hari, diantaranya:
- Puasa membantu proses detoksikasi dengan memberikan waktu istirahat bagi organ pencernaan, sehingga racun-racun dalam tubuh dapat dikeluarkan dengan lebih efektif.
- Dengan berpuasa, asupan kalori dapat dikontrol sehingga membantu dalam menjaga atau menurunkan berat badan.
- Puasa melatih disiplin dalam pola makan, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan yang berlebihan.
- Puasa dapat meningkatkan efisiensi metabolisme tubuh yang berkontribusi pada peningkatan energi dan kesehatan secara keseluruhan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan