Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Ruth Meliana, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB
Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet
Fenomena Bulan Supermoon atau super Pink Moon menghiasi langit Kota Lhokseumawe, Aceh, Selasa (27/4/2021). ANTARA FOTO/Rahmad
baca 10 detik
  • Fenomena Pink Moon akan mencapai puncaknya pada Kamis, 2 April 2026.

  • Parade Planet Merkurius, Mars, dan Saturnus terlihat pada pertengahan April 2026.

  • Puncak Hujan Meteor Lyrids terjadi pada malam tanggal 21-22 April 2026.

Suara.com - Kabar gembira bagi Anda pencinta astronomi atau yang sekadar hobi memandangi langit malam.

Pada April 2026 mendatang, langit Indonesia akan dimeriahkan oleh sederet fenomena alam menakjubkan yang sayang untuk dilewatkan.

Mulai dari purnama yang ikonik hingga hujan meteor salah satu yang tertua dalam sejarah, hampir semua bisa dinikmati dengan mata telanjang pada April 2026 nanti.

Berikut ini, daftar lengkap fenomena langit yang akan terjadi pada April 2026.

1. Pink Moon

Di awal bulan, fase bulan purnama yang dijuluki "Pink Moon" akan menghiasi langit pada Rabu, 1 April 2026 dan mencapai puncaknya pada Kamis, 2 April 2026 pukul 09.11 WIB.

Meski namanya Pink Moon, bulan tidak akan berubah warna menjadi merah muda.

Pink Moon. [Yuri Cortez/AFP]
Pink Moon. [Yuri Cortez/AFP]

Nama ini diambil dari tradisi suku asli Amerika yang merujuk pada mekarnya bunga liar Phlox subulata di musim semi.

Suku Algonquin menyebutnya sebagai "Bulan Es Pecah", menandai berakhirnya musim dingin.

baca juga

2. Merkurius di Titik Elongasi Terbesar

Bagi Anda yang ingin melihat planet Merkurius dengan jelas, tanggal 3 April 2026 adalah waktu yang tepat.

Planet ini akan mencapai elongasi barat terbesarnya, sehingga posisinya tampak cukup jauh dari Matahari dan lebih mudah diamati sebelum fajar menyingsing.

3. Pendekatan Komet C/2026 A1 MAPS

Komet baru C/2026 A1 (MAPS) diprediksi akan mencapai titik terdekat dengan Matahari (perihelion) pada 4 April 2026.

Ada potensi komet ini akan tampak sangat terang di langit, meski perilaku komet sering kali sulit ditebak dan penuh kejutan.

4. Parade Planet

Fenomena langka Parade Planet akan terjadi di pertengahan bulan, tepatnya antara 16-23 April 2026.

Planet Merkurius, Mars, dan Saturnus akan tampak seolah berbaris sejajar di atas cakrawala timur sebelum Matahari terbit.

Momen paling berdekatan diperkirakan terjadi pada 18 dan 20 April.

5. Waktu Terbaik Melihat Galaksi Bima Sakti

Tanggal 17 April 2026 diprediksi menjadi waktu terbaik untuk mengamati inti Galaksi Bima Sakti.

Menjelang fajar, pemandangan galaksi akan tampak lebih jelas jika kondisi langit mendukung dan bebas polusi cahaya.

6. Konjungsi Bulan, Venus, dan Pleiades

Pada tanggal 18-19 April 2026, Bulan sabit, planet Venus, dan gugusan bintang Pleiades akan tampak berjajar cantik di atas cakrawala barat.

Fenomena langit yang indah ini bisa Anda nikmati selama dua hingga tiga jam setelah Matahari terbenam.

7. Puncak Hujan Meteor Lyrids

Puncak Hujan Meteor Lyrids salah satu primadona astronomi di bulan April 2026.
Hujan Meteor Lyrids salah satu hujan meteor tertua yang dicatat manusia sejak 2.000 tahun lalu.

Berasal dari debu Komet Thatcher, meteor-meteor ini akan melesat di langit dengan puncak aktivitas pada malam 21-22 April 2026.

Saat itu, Anda bisa melihat sekitar 10-15 meteor per jam.

8. Musim Galaksi Pusaran Air (M51)

Bagi pemilik teleskop atau teropong, sepanjang bulan April adalah waktu ideal untuk mengamati Galaksi Pusaran Air (M51).

Galaksi berbentuk spiral yang cantik ini akan terlihat lebih jelas sebagai bagian dari "musim galaksi".

Cara Melihat Fenomena Langit

Agar pengalaman Anda melihat fenomena ini lebih berkesan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Cari Lokasi Gelap: Pergilah ke tempat yang minim polusi cahaya seperti pantai, pedesaan, atau pegunungan.
  • Adaptasi Mata: Berikan waktu 20-30 menit bagi mata Anda untuk beradaptasi dengan kegelapan.
  • Hindari Gadget: Selama pengamatan, jangan melihat layar ponsel karena cahayanya bisa merusak adaptasi mata terhadap gelap.
  • Pantau Cuaca: Pastikan langit dalam kondisi cerah tanpa awan mendung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Mencari Cuan Jalur Langit: Cek Shio-mu, Siapa Tahu Takdirmu Jadi Miliarder Setelah Opor Habis

Misi Mencari Cuan Jalur Langit: Cek Shio-mu, Siapa Tahu Takdirmu Jadi Miliarder Setelah Opor Habis

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 13:35 WIB

Terbawa Karakter Ustaz di Kupilih Jalur Langit, Emir Mahira Kini Jaga Pandangan ke Lawan Jenis

Terbawa Karakter Ustaz di Kupilih Jalur Langit, Emir Mahira Kini Jaga Pandangan ke Lawan Jenis

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir

Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir

Foto | Senin, 23 Februari 2026 | 16:43 WIB

Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing

Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 14:00 WIB

Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman

Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 13:44 WIB

5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya

5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya

Lifestyle | Minggu, 15 Februari 2026 | 10:35 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×