Apa Itu UNIFIL? Ini Penjelasan dan Kronologi Tewasnya Prajurit TNI Usai Serangan Israel

Farah Nabilla

Senin, 30 Maret 2026 | 14:55 WIB
Apa Itu UNIFIL? Ini Penjelasan dan Kronologi Tewasnya Prajurit TNI Usai Serangan Israel
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) TNI Unifil Lebanon mengikuti upacara pelepasan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (10/12).
baca 10 detik
  • Seorang prajurit TNI gugur di Lebanon selatan saat bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL akibat meningkatnya konflik Israel dan Hezbollah.
  • Korban jiwa terjadi karena berada di area konflik aktif yang terdampak oleh serangan artileri dan roket pihak bertikai.
  • Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk keras insiden yang membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB tersebut.

Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Kabar duka datang dari misi perdamaian di Lebanon selatan, di mana seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) gugur saat bertugas. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok bersenjata Hezbollah, yang kembali memicu kekhawatiran dunia.

Tewasnya prajurit TNI dan seorang tenaga medis yang dikonfirmasi WHO dalam insiden ini bukan karena menjadi target langsung. Mereka berada di lokasi yang sama dengan area konflik aktif, sehingga sangat rentan terdampak.

Dalam perang modern, penggunaan roket dan artileri memiliki jangkauan luas. Ledakan bisa mengenai area di sekitarnya, termasuk posisi pasukan penjaga perdamaian.

Selain itu, tidak ada garis batas yang benar-benar aman dalam situasi seperti ini. Pertempuran bisa terjadi sewaktu-waktu dan di lokasi yang berdekatan dengan pos UNIFIL.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mengecam keras insiden tersebut.

"Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama," tulis Guterres.

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan pemerintah Indonesia, serta berharap prajurit yang terluka dapat segera pulih.

"Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian," lanjutnya.

Peristiwa ini pun membuat banyak orang bertanya: apa itu UNIFIL dan mengapa prajurit Indonesia bisa menjadi korban?

baca juga

Mengenal UNIFIL, Pasukan Perdamaian PBB

UNIFIL merupakan singkatan dari United Nations Interim Force in Lebanon, yaitu misi penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1978.

Pembentukan UNIFIL tidak lepas dari konflik panjang di kawasan tersebut, terutama setelah invasi Israel ke Lebanon selatan dalam peristiwa Operation Litani. Sejak saat itu, UNIFIL bertugas untuk menjaga stabilitas wilayah perbatasan, memastikan gencatan senjata, serta membantu pemerintah Lebanon mengontrol daerahnya.

Hingga kini, wilayah Lebanon selatan masih dikenal sebagai daerah rawan konflik, sehingga kehadiran pasukan penjaga perdamaian tetap dibutuhkan.

Peran Indonesia dalam Misi UNIFIL

Indonesia menjadi salah satu negara yang aktif berkontribusi dalam misi ini melalui Kontingen Garuda. Para prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL menjalankan berbagai tugas, mulai dari patroli keamanan, pemantauan situasi di perbatasan, hingga membantu masyarakat sipil.

Meski membawa misi damai, tugas ini bukan tanpa risiko. Pasalnya, mereka ditempatkan langsung di wilayah yang berpotensi menjadi titik konflik.

Situasi di Lebanon selatan kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir. Konflik antara Israel dan Hezbollah yang sudah berlangsung lama kembali meningkat, mengingatkan pada peristiwa Perang Lebanon 2006.

Dalam eskalasi terbaru Hezbollah meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel. Kemudian Israel membalas dengan serangan udara dan artileri ke Lebanon selatan.

Tujuan utama Israel adalah menghancurkan infrastruktur militer Hezbollah dan mengurangi ancaman di wilayah perbatasan. Namun, serangan balasan yang intens ini membuat kondisi di lapangan menjadi semakin tidak terkendali.

Posisi UNIFIL memang tidak mudah. Mereka bukan pasukan tempur dan tidak terlibat dalam serangan. Namun, mereka tetap berada di tengah wilayah konflik yang mempertemukan dua kekuatan yang saling berhadapan.

Kondisi ini membuat risiko bagi pasukan penjaga perdamaian menjadi sangat tinggi, terutama ketika eskalasi konflik meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Sertu Farizal Rhomadhon: Ini Tindakan Keji Israel

Iran Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Sertu Farizal Rhomadhon: Ini Tindakan Keji Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:48 WIB

Kronologis Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

Kronologis Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:43 WIB

Apa Itu UNIFIL? Pasukan Perdamaian PBB Digempur Israel Sampai TNI Gugur

Apa Itu UNIFIL? Pasukan Perdamaian PBB Digempur Israel Sampai TNI Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:18 WIB

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×