Limbah Makanan Menggunung, Ini Solusi Sederhana untuk Menguranginya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:05 WIB
Limbah Makanan Menggunung, Ini Solusi Sederhana untuk Menguranginya
Ilustrasi limbah makanan. (Freepik/Freepik)

Suara.com - Makan merupakan kebutuhan dasar manusia. Namun, aktivitas ini juga menyumbang persoalan lingkungan yang kerap terabaikan, yakni limbah makanan.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, total sampah di Indonesia pada 2025 mencapai 25,14 juta ton. Sebanyak 40,75 persen di antaranya merupakan sisa makanan.

Tingginya angka tersebut menunjukkan rendahnya kesadaran pengelolaan pangan. Limbah tidak hanya berasal dari makanan yang tidak habis dikonsumsi, tetapi juga dari proses memasak, seperti sisa kulit buah dan sayuran, hingga bahan pangan yang terlanjur membusuk.

Dampaknya pun tidak sederhana. Indonesia Environment & Energy Center menyebut, limbah makanan berkontribusi terhadap krisis pangan karena sumber daya terbuang percuma, menghasilkan gas metana yang mempercepat pemanasan global, serta mencemari tanah dan air melalui cairan limbahnya.

Lalu, bagaimana cara untuk mengurangi limbah makanan tersebut?

Langkah Mengolah Limbah Makanan 

Terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi makanan sisa agar tidak terbuang begitu saja. Salah satu langkah sederhana yang dapat mengurangi limbah makanan adalah dengan mengonsumsi makanan dengan lebih bijak.

Dalam artikelnya BBC Good Food, membagikan beberapa tips bagaimana cara mengolah limbah makanan. Pertama, dengan menimbang semua bahan makanan yang akan dimasak. Dengan begitu, bahan makanan yang akan dimasak tidak akan kelebihan. 

“Ini mungkin terdengar agak konyol, tetapi dulu saya tidak pernah menimbang bahan-bahan saat memasak, yang berarti saya selalu membuang nasi, pasta, dan bahkan protein yang sudah matang karena tidak bisa menghabiskan semuanya. “ Ucap Katie Meston, Editor Premium BBC Good Food. 

baca juga

Jika menimbang terasa rumit, cobalah untuk menyiapkan rencana menu mingguan atau bulanan. Hal ini juga dapat meminimalisir terbuangnya makanan. Selanjutnya, sisa bahan makanan atau makanan yang masih layak untuk dimakan dapat diolah kembali menjadi hidangan yang baru.

"Jika saya punya sayuran yang terlihat mulai layu, saya akan mengolahnya menjadi sup sayuran lalu membekukannya dalam beberapa porsi (1-2 porsi) agar mudah dicairkan untuk makan siang atau makan malam.” Ujar Samuel Goldsmith, Editor Naskah Makanan BBC Good Food. 

Selain itu, sisa kulit sayuran juga bisa kita manfaatkan untuk dijadikan camilan keripik yang sehat dan diolah tanpa menggunakan pengawet.  

“Terkadang saya memanggang kulit ubi jalar di oven sampai renyah dan menggunakannya sebagai camilan sehat” Kata Gillian McNeil, Direktur Seni BBC Good Food. 

Namun, jika makanan sudah tidak layak untuk dikonsumsi dan diolah kembali, metode mengubahnya menjadi pupuk kompos bisa menjadi solusi. Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak lagi dalam mengolah serta mengonsumsi makanan. 

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Pengganti Susu: Keajaiban Krimer Nabati yang Bikin Masakan Naik Kelas

Bukan Sekadar Pengganti Susu: Keajaiban Krimer Nabati yang Bikin Masakan Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:37 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?

Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 13:47 WIB

Terkini

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:05 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:10 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×