Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:55 WIB
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
10 Minute City living di Paramount Gading Serpong. (dok. ist)
  • Konsep 10-minute city living menawarkan akses fasilitas harian yang dapat dijangkau dalam waktu sepuluh menit dari rumah.
  • Pengembangan kawasan terintegrasi ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menarik investasi ekonomi melalui pusat aktivitas yang dinamis.

Suara.com - Menghabiskan waktu berjam-jam di kemacetan hanya untuk mencapai kantor atau sekadar mencari kopi favorit kini mulai ditinggalkan oleh masyarakat urban.

Saat ini, muncul sebuah filosofi baru yang mengubah cara kita memandang tempat tinggal: 10-minute city living. Konsep ini menawarkan kebebasan di mana sekolah, pusat kesehatan, perkantoran, hingga kafe favorit dapat dijangkau hanya dalam waktu sepuluh menit dari pintu rumah.

Bagi masyarakat urban, waktu kini menjadi mata uang yang lebih berharga daripada sekadar fasilitas mewah. Konsep kota mandiri yang ideal kini dituntut untuk mampu menghadirkan kemudahan akses terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari dalam satu lingkungan yang terintegrasi. Dengan meminimalisir waktu perjalanan, kualitas hidup pun meningkat karena seseorang memiliki lebih banyak ruang untuk keluarga, hobi, dan istirahat.

Ekosistem yang Menghubungkan Segalanya

Mewujudkan gaya hidup "serba sepuluh menit" memerlukan perencanaan infrastruktur yang matang. Di Indonesia, salah satu kawasan yang secara konsisten merealisasikan kampanye Everything is Here adalah Paramount Gading Serpong yang telah dikembangkan sejak 2006. Kawasan ini terus bertransformasi menjadi kota mandiri dengan ekosistem yang memungkinkan penghuninya beraktivitas tanpa harus berpindah jauh.

Kekuatan utama dari model hunian ini terletak pada konektivitasnya. Selain keterhubungan eksternal menuju Jakarta Barat, BSD, dan Alam Sutera melalui akses tol, keterhubungan antar-area di dalam kawasan juga dirancang agar mobilitas berlangsung efisien melalui jalan utama dan boulevard.

Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menjelaskan bahwa integrasi ini menjadi kunci utama bagi kenyamanan penghuni. "Setiap pengembangan kawasan dirancang terintegrasi agar aktivitas penghuni dan pelaku usaha dapat berjalan lebih efisien dalam satu lingkungan yang saling terhubung," ujarnya. Hal ini menciptakan sebuah lingkungan di mana aktivitas tinggal, bekerja, hingga rekreasi dapat dilakukan secara praktis dalam satu kawasan.

Magnet Baru bagi Investasi dan Gaya Hidup

Seiring dengan meningkatnya populasi dan mobilitas, kawasan ini juga menjadi magnet bagi para pelaku usaha. Area komersial di sisi selatan, seperti Manhattan District hingga Pasadena Central District, kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang dinamis. Perkembangan ini tidak lepas dari komunitas yang sudah terbentuk dan tingkat kunjungan yang stabil, yang menurut analisis pasar menjadi pertimbangan utama para penyewa ritel untuk menjaga keberlangsungan usaha.

Dukungan para pengamat industri pun semakin memperkuat profil kawasan terintegrasi ini. Pengamat properti menilai bahwa kekuatan sebuah kota mandiri terletak pada kelengkapan fasilitas serta integrasi antar-pengembangan yang terus bertumbuh. Selain itu, kawasan penyangga Jakarta seperti Serpong tetap menjadi destinasi utama properti karena pertumbuhan fasilitas pendidikan dan kesehatannya yang pesat menciptakan efek berantai bagi ekonomi kawasan secara keseluruhan.

Pada akhirnya, hidup di kota mandiri yang mengadopsi prinsip city connected to everything bukan sekadar tentang kemudahan akses, melainkan tentang mendapatkan kembali kendali atas waktu kita sendiri. Di bawah naungan infrastruktur yang efisien, gaya hidup 10 menit bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas harian yang mendefinisikan kenyamanan modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?

Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:15 WIB

Berdamai dengan Hidup Pas-Pasan: Kritik Tajam atas Kapitalisme Modern

Berdamai dengan Hidup Pas-Pasan: Kritik Tajam atas Kapitalisme Modern

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:30 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

Sidang Kredit Macet Bongkar Dugaan Pengelolaan Ilegal Aset Sitaan Rp40 Miliar

Sidang Kredit Macet Bongkar Dugaan Pengelolaan Ilegal Aset Sitaan Rp40 Miliar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:05 WIB

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:08 WIB

Belajar Ikhlas dari Macet: Psikologi Bertahan Hidup di Jalanan Jakarta

Belajar Ikhlas dari Macet: Psikologi Bertahan Hidup di Jalanan Jakarta

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:00 WIB

Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital

Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:46 WIB

Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba

Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:50 WIB

3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!

3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:05 WIB

Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026

Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026

6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:07 WIB

5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus

5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:50 WIB

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda

Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:47 WIB

5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa

5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:20 WIB