6 Cara Masak Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot

Yasinta Rahmawati

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:04 WIB
6 Cara Masak Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot
Ilustrasi daging kurban. (Freepik)
baca 10 detik
  • Ada trik yang bisa diterapkan agar daging kurban empuk.
  • Teknik memotong daging secara melintang melawan arah serat membuat tekstur lebih empuk.
  • Di sisi lain, pemanfaatan bahan alami seperti nanas, daun pepaya, pir juga bisa dicoba.

Suara.com - Momen Idul Adha selalu identik dengan stok daging sapi dan kambing yang melimpah di dapur. Namun, seringkali daging kurban yang diolah terasa keras dan sulit dikunyah.

Daging kurban sendiri memang memiliki karakteristik unik. Karena didapat segera setelah penyembelihan, serat ototnya cenderung masih kaku.

Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk menghasilkan tekstur daging yang juicy dan lembut.

Berikut adalah rangkuman cara masak daging kurban agar empuk dengan memanfaatkan teknik dapur dan bahan alami.

1. Perhatikan Teknik Memotong: Lawan Arah Serat

Langkah pertama dan yang paling krusial dimulai sebelum api kompor dinyalakan.

Cara Anda memotong daging menentukan segalanya. Perhatikan arah serat panjang pada daging. Untuk mendapatkan tekstur yang empuk, Anda harus memotong daging secara melintang atau melawan arah serat.

Memotong melawan arah serat bertujuan untuk memendekkan serat otot yang panjang dan kuat.

Dengan begitu, saat dikunyah, gigi kita tidak perlu bekerja keras menghancurkan serat tersebut karena sudah diputus oleh pisau.

baca juga
berapa lama daging kurban tahan di kulkas (dibuat menggunakan AI)
Ilustrasi daging kurban di kulkas (dibuat menggunakan AI)

2. Gunakan Bahan Alami Pengempuk Daging (Enzimatis)

Ibu-ibu di Indonesia sejak lama telah mengenal rahasia alam untuk melunakkan daging. Bahan-bahan ini mengandung enzim protease yang mampu memecah protein dalam daging. Contohnya seperti:

Nanas Muda: Parut sedikit nanas muda dan lumurkan pada daging. Kandungan enzim bromelain-nya sangat kuat. Catatan penting: Jangan merendam terlalu lama (cukup 15-30 menit), atau daging akan hancur dan kehilangan teksturnya.

Daun Pepaya: Ini adalah cara tradisional yang paling efektif. Remas remas daun pepaya hingga keluar getahnya, lalu bungkus daging dengan daun tersebut selama 30-60 menit sebelum dimasak. Enzim papain di dalamnya bekerja sangat efektif melunakkan serat.

Buah Pir: Sering digunakan dalam masakan Korea (Bulgogi). Pir mengandung enzim yang lembut sehingga membuat daging empuk tanpa merusak rasa aslinya.

3. Teknik Marinasi dengan Bahan Asam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:05 WIB

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

Berapa Hari Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Hukum dan Ketentuannya

Berapa Hari Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Hukum dan Ketentuannya

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×