- Ada sejumlah tips untuk membuat tekstur gorengan yang garing dan renyah tahan lama.
- Penggunaan air es, baking powder, atau kapur sirih mencegah pembentukan gluten berlebih agar gorengan tidak menjadi lembek.
- Teknik suhu minyak stabil, penggorengan dua kali, dan penirisan menggunakan rak kawat menjaga gorengan renyah lebih lama.
Suara.com - Siapa yang tidak suka gorengan? Camilan gurih seperti bakwan, tempe goreng, hingga pisang goreng adalah favorit banyak orang di Indonesia.
Namun, masalah utama yang sering dihadapi adalah gorengan yang cepat sekali lembek setelah dingin.
Ternyata, ada trik khusus yang biasa dilakukan agar gorengan tetap renyah tahan lama. Berikut adalah beberapa tips ampuh yang bisa kamu praktikkan di rumah:
1. Perhatikan Campuran Tepung
Kunci utama ada pada komposisi tepung. Jangan hanya menggunakan tepung terigu saja.
Campurkan tepung terigu dengan tepung beras atau tepung maizena.
Tepung beras memberikan tekstur yang keras dan renyah. Sementara tepung maizena membantu memberikan tekstur yang lebih garing dan warna yang cantik.
Gunakan perbandingan 3:1 (3 bagian terigu dan 1 bagian tepung beras/maizena).
2. Gunakan Air Es atau Air Es Soda
Saat membuat adonan basah, gunakanlah air yang benar-benar dingin atau air es. Suhu dingin akan menghambat pembentukan gluten pada tepung terigu.
Gluten yang terlalu banyak akan membuat gorengan terasa kenyal dan alot seperti roti, bukan renyah.
Menggunakan air soda (carbonated water) juga bisa memberikan efek "gelembung" udara yang membuat gorengan lebih ringan dan puffy.
3. Tambahkan Sedikit Baking Powder atau Kapur Sirih
Sedikit tambahan bahan pengembang seperti baking powder dapat menciptakan rongga-rongga udara kecil pada lapisan tepung sehingga gorengan terasa lebih ringan.
Selain itu, penggunaan air kapur sirih (dalam jumlah sedikit) adalah trik untuk membuat gorengan terasa lebih garing dan tidak mudah layu.
4. Pastikan Suhu Minyak Stabil (Medium-High Heat)
Jangan memasukkan bahan makanan saat minyak belum panas. Pasalnya, gorengan akan menyerap terlalu banyak minyak dan teksturnya menjadi lembek.
Sebaliknya, jangan pula menggunakan api yang terlalu besar karena bagian luar akan cepat gosong sementara bagian dalam masih basah.
Tips: Tes minyak dengan menjatuhkan sedikit adonan. Jika langsung naik ke permukaan dan berbuih, artinya suhu sudah pas.
5. Jangan Menggoreng Terlalu Banyak Sekaligus
Memasukkan terlalu banyak gorengan ke dalam wajan sekaligus akan membuat suhu minyak turun drastis.
Akibatnya, proses penggorengan menjadi lama dan gorengan jadi berminyak. Gorenglah secukupnya agar setiap potong gorengan mendapatkan ruang untuk matang merata.
6. Gunakan Teknik Double Frying
Teknik ini populer di Korea dan Jepang untuk membuat ayam goreng atau tempura super renyah.
Caranya pada gorengan pertama, biarkan hingga setengah matang atau kuning pucat, lalu angkat dan tiriskan.
Diamkan selama beberapa menit, lalu goreng kembali dalam minyak yang sangat panas sebentar saja hingga berwarna cokelat keemasan. Ini akan mengeluarkan sisa kelembapan di bagian dalam.
7. Tiriskan dengan Benar
Setelah matang, jangan langsung menumpuk gorengan di atas piring.
Menumpuk gorengan saat masih panas akan menciptakan uap air yang justru membuat tepung menjadi basah.
Tiriskan dengan posisi berdiri agar minyak turun sempurna.
Sebaiknya gunakan rak kawat (cooling rack) agar ada sirkulasi udara di bagian bawah gorengan, sehingga tidak ada uap yang terperangkap.
Dengan mengikuti tips di atas, gorengan buatanmu kini tidak akan lagi cepat lembek. Selamat mencoba dan selamat menikmati camilan renyah seharian!