- Teknologi blockchain Web3 memungkinkan penonton berpartisipasi aktif dalam pengembangan hingga promosi proyek perfilman bersama pembuat film.
- COO SHOW Token, Joshua Khubani, meluncurkan token di bursa Mobee guna meningkatkan aksesibilitas investor Indonesia dalam industri kreatif.
- SHOW Token menggandeng MVP Pictures dan A&Z Films untuk mendanai dua puluh proyek film dengan investasi seratus juta dolar.
Suara.com - Industri perfilman mulai memasuki babak baru seiring hadirnya teknologi blockchain yang membuka peluang bagi penonton untuk tidak lagi sekadar menjadi konsumen, melainkan ikut berpartisipasi dalam perjalanan sebuah film sejak tahap pengembangan hingga promosi.
Model ini diperkenalkan melalui ekosistem Web3 yang menghubungkan pembuat film, komunitas, dan investor dalam satu sistem berbasis blockchain. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat terlibat lebih dekat dalam mendukung lahirnya karya-karya perfilman.
Chief Operating Officer (COO) SHOW Token, Joshua Khubani, mengatakan peluncuran token di bursa kripto lokal Mobee menjadi langkah awal untuk memperluas partisipasi masyarakat Indonesia dalam ekosistem tersebut.
"Melalui peresmian listing di Mobee, kami ingin memberikan aksesibilitas yang jauh lebih mudah dan transparan bagi para investor serta komunitas di Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem ini. Dengan total supply yang terjaga ketat di jaringan ERC-20 dan rekam jejak global kami di Toobit dan Bitconomy, kami optimistis SHOW Token dapat menjadi standar baru bagaimana aset digital bekerja menciptakan nilai nyata," ujar Joshua.
Menurut dia, tujuan pengembangan ekosistem ini bukan hanya menghadirkan alternatif pendanaan bagi industri kreatif, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat antara pembuat film dan komunitas penontonnya.
Dalam skema tersebut, penonton tidak lagi hanya menikmati hasil akhir sebuah film di bioskop. Mereka juga dapat menjadi bagian dari perjalanan proyek sejak tahap pengembangan, mendukung proses produksi, hingga membantu memperluas jangkauan promosi kepada publik.
Untuk mewujudkan hal itu, SHOW Token menggandeng sejumlah rumah produksi nasional, seperti MVP Pictures dan A&Z Films. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung lebih dari 20 proyek film melalui pemanfaatan teknologi blockchain.
Empat proyek perdana yang telah dikonfirmasi adalah Cerita Lila dan Sihir Tanah Kubur bersama MVP Pictures, serta Pemikat Jiwa dan Munafik yang diproduksi bersama A&Z Films.
Selain membuka peluang partisipasi komunitas, teknologi smart contract yang digunakan dalam ekosistem ini juga diklaim mampu membuat proses distribusi dana produksi, pengelolaan anggaran, hingga pembagian royalti berjalan secara otomatis dan lebih transparan.
SHOW Token juga mengumumkan komitmen investasi senilai 100 juta dolar AS yang akan difokuskan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan modernisasi industri hiburan di Asia Tenggara, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar utama.
Secara teknis, aset digital tersebut dibangun di atas jaringan Ethereum (ERC-20) dengan total pasokan (total supply) sebanyak 100 juta token. Sebelum hadir di Mobee, SHOW Token telah lebih dulu tercatat di sejumlah bursa kripto internasional, seperti Toobit dan Bitconomy, serta berencana memperluas pencatatannya ke platform global lainnya.