3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit

Yasinta Rahmawati

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB
3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit
Ilustrasi menggunakan clay mask (Pexels/Tiger Lily)
baca 10 detik
  • Penggunaan skincare berlebihan dapat memicu iritasi serta kerusakan permanen pada skin barrier.
  • Produk eksfoliasi dosis tinggi sebaiknya digunakan seminggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati dengan aman.
  • Clay mask dan produk berbahan aktif tinggi memerlukan jeda pemakaian agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Suara.com - Banyak orang mengira bahwa semakin sering menggunakan produk skincare, maka hasilnya akan semakin cepat terlihat.

Padahal, ada beberapa produk tertentu yang jika dipakai setiap hari justru bisa membuat kulit iritasi, tipis, hingga merusak pertahanan kulit (skin barrier).

Beberapa produk dengan konsentrasi bahan aktif tinggi justru bekerja lebih baik jika diberikan jeda waktu bagi kulit untuk beregenerasi.

Mengutip dari laman Healthline, penggunaan produk yang terlalu agresif secara berlebihan dapat memicu peradangan dan kekeringan kronis.

Berikut adalah beberapa produk skincare yang cukup kamu pakai seminggu sekali untuk mendapatkan hasil maksimal.

1. Chemical Peeling (Eksfoliasi Dosis Tinggi)

Produk yang mengandung AHA, BHA, dan PHA dengan konsentrasi tinggi biasanya hadir dalam bentuk serum "peeling" yang dibilas.

Produk ini berfungsi mengangkat sel kulit mati secara mendalam dan membersihkan pori-pori.

Namun eksfoliasi berlebihan (over-exfoliation) justru bisa membuat kulit mengelupas dan sangat sensitif.

baca juga

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), cara kita melakukan eksfoliasi sangat bergantung pada jenis kulit.

Untuk pemula atau pemilik kulit sensitif, melakukan eksfoliasi kimiawi seminggu sekali sudah cukup untuk mencerahkan wajah tanpa merusak lapisan pelindung kulit.

2. Clay Mask (Masker Lumpur)

Clay mask yang mengandung bahan seperti Kaolin atau Bentonite sangat ampuh menyerap minyak berlebih dan mengeluarkan kotoran dari dalam pori-pori (detoksifikasi).

Namun sifat clay mask adalah menyerap minyak. Jika dipakai setiap hari, minyak alami yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit akan hilang, sehingga wajah terasa tertarik dan kering kerontang.

Gunakan hanya pada area yang berminyak (seperti T-zone) jika kamu memiliki kulit kombinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review

Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:30 WIB

Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone

Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:45 WIB

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×