Kesalahan Fatal Pakai Clay Mask yang Bikin Kulit Dehidrasi, Ini 4 Tipsnya dari Dokter Estetika

Nur Khotimah, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:20 WIB
Kesalahan Fatal Pakai Clay Mask yang Bikin Kulit Dehidrasi, Ini 4 Tipsnya dari Dokter Estetika
Ilustrasi Clay Mask (Magnific/pvproductions)
baca 10 detik
  • Dokter kecantikan bagikan cara pakai clay mask yang benar agar kulit sehat.
  • Jangan pakai clay mask yang benar sampai terlalu kering dan ketarik.
  • Durasi pakai clay mask yang benar maksimal berkisar 5-10 menit saja.

Suara.com - Penggunaan clay mask telah menjadi ritual rutin bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki masalah kulit berminyak dan berjerawat. 

Namun, alih-alih mendapatkan wajah yang bersih dan segar, tak sedikit yang justru merasa kulitnya menjadi sangat kering, mengelupas, hingga terasa tertarik setelah pakai clay mask.

Rupanya, hal ini disebabkan oleh kesalahan umum saat mengaplikasikan masker.

Dokter estetika dr. Yessica Tania atau yang akrab disapa dr. Zie, mengungkapkan bahwa membiarkan clay mask menempel terlalu lama di wajah adalah sebuah kesalahan besar.

"Justru ini kesalahan terbesar yang pernah kamu lakukan untuk kulitmu (pakai clay mask sampai 1/2 jam). Jadi pakai clay mask tidak boleh sampai benar-benar kering banget dan ketarik," ujar dr. Zie dalam konten di akun TikTok pribadinya.

Banyak orang beranggapan bahwa semakin kering masker di wajah, maka semakin banyak kotoran dan minyak yang terangkat. 

Padahal, menurut dr. Zie, kondisi masker yang terlalu kering justru akan merugikan kulit.

"Karena, itu akan menyerap semua moisturizer (kelembapan alami) yang ada di kulit kamu," jelasnya.

Ia menekankan bahwa fungsi utama clay mask bukanlah untuk mengeringkan wajah secara total, melainkan untuk memberikan kesempatan bagi bahan aktif di dalamnya bekerja secara efektif.

baca juga

"Jadi fungsi kita pakai clay mask itu bukan untuk mengeringkan wajah, tapi membiarkan bahan aktif yang ada di clay mask-nya itu bekerja di pori-pori atau di kulit kita sebagaimana mestinya," tambah dr. Zie.

Lantas, berapa lama waktu ideal untuk mendiamkan clay mask? dr. Zie menyarankan agar pengguna selalu membaca instruksi yang tertera pada kemasan produk, karena setiap merek memiliki formulasi yang berbeda.

"Saran saya lihat yang ada di kemasan produknya, biasanya tertulis berapa menit maksimal dan tidak boleh lebih dari itu," tuturnya.

Secara pribadi, dr. Zie memiliki standar durasi tersendiri agar kulit tetap sehat dan lembap saat memakai clay mask.

"Kalau saya pribadi suka pakai 5-7 menit, maksimal 8 menit. Kalau ada yang memperbolehkan sampai 10 menit tergantung sama produknya masing-masing, itu saya pakai sampai 10 menit dan itu udah maksimal pol," tegasnya.

Tips Pakai Clay Mask yang Benar ala dr. Zie

Agar mendapatkan hasil maksimal tanpa merusak skin barrier, berikut adalah panduan praktis menggunakan clay mask dari dr. Zie:

  1. Gunakan di Area Tertentu: Fokuskan aplikasi masker pada area wajah yang berminyak saja, seperti T-zone.
  2. Jangan Terlalu Lama: Cukup diamkan masker selama 5 hingga 7 menit. Jangan menunggu hingga masker pecah-pecah atau membuat kulit terasa ketarik.
  3. Bilas dengan Bersih: Gunakan air untuk membersihkan sisa masker secara menyeluruh.
  4. Lanjutkan dengan Skincare: Setelah dibilas, segera gunakan hydrating toner dan pelembap (moisturizer) untuk mengembalikan hidrasi kulit.

Dengan mengikuti langkah yang benar, kulit Anda akan tetap bersih dari pori-pori tersumbat tanpa harus mengorbankan kelembapan alaminya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makeup Anti-Cracky! 4 Gel Moisturizer untuk Skin Prep pada Kulit Berminyak

Makeup Anti-Cracky! 4 Gel Moisturizer untuk Skin Prep pada Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:50 WIB

5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Bangun Tidur Wajah Auto Lembap dan Cerah

5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Bangun Tidur Wajah Auto Lembap dan Cerah

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:44 WIB

4 Jelly Cleanser untuk Semua Jenis Kulit: Wajah Bersih tanpa Rasa Ketarik!

4 Jelly Cleanser untuk Semua Jenis Kulit: Wajah Bersih tanpa Rasa Ketarik!

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:25 WIB

Hyaluronic Acid vs Ceramide: Mana yang Paling Ampuh Atasi Kulit Kering?

Hyaluronic Acid vs Ceramide: Mana yang Paling Ampuh Atasi Kulit Kering?

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:31 WIB

Urutan Skincare Malam Pakai Clay Mask yang Tepat, Bikin Kulit Bersih dan Tetap Lembap

Urutan Skincare Malam Pakai Clay Mask yang Tepat, Bikin Kulit Bersih dan Tetap Lembap

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:10 WIB

Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless

Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×