Mengapa Tempat Sampah yang Kotor Justru Membuat Orang Makin Sering Buang Sampah Sembarangan?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 Juli 2026 | 11:19 WIB
Mengapa Tempat Sampah yang Kotor Justru Membuat Orang Makin Sering Buang Sampah Sembarangan?
Potret Tempat Pembuangan Sampah yang Berantakan dan Kotor (Pexels/Tom Fisk)

Suara.com - Banyak orang mengira kebiasaan membuang sampah sembarangan terjadi karena kurangnya kesadaran lingkungan atau sekadar mengikuti perilaku orang lain.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan penyebabnya bisa lebih kompleks. Kondisi tempat sampah yang kotor justru dapat membuat seseorang semakin enggan membuang sampah pada tempatnya.

Temuan tersebut berasal dari penelitian tim ilmuwan University of Gothenburg yang dipublikasikan dalam Journal of Environmental Psychology melalui studi berjudul How Disgust Sensitivity Shapes Waste Disposal Behavior in Everyday Public Environments: Experimental and Difference-in-Differences Studies in the Nordic Countries.

Rasa Jijik Membuat Orang Enggan Mendekati Tempat Sampah

Penelitian menemukan bahwa tempat pembuangan sampah yang kotor dan tidak terawat dapat memicu rasa jijik. Emosi ini membuat sebagian orang memilih menghindari area tersebut dibanding harus membuang sampah sesuai prosedur. Akibatnya, peluang sampah dibuang sembarangan justru meningkat.

Salah satu peneliti sekaligus ilmuwan politik, Jacob Sohlberg, menjelaskan bahwa perilaku membuang sampah tidak hanya dipengaruhi norma sosial, tetapi juga respons emosional terhadap kondisi lingkungan.

"Jika ruang pembuangan sampah kotor dan tidak menyenangkan, tidak selalu membantu jika ada sistem daur ulang dan pengelolaan sampah yang berfungsi. Orang yang sensitif terhadap hal-hal menjijikkan tidak ingin menghabiskan waktu di sana, dan ini meningkatkan risiko pembuangan sampah yang tidak tepat," ujar Jacob.

Tiga Eksperimen di Tiga Negara

Untuk menguji temuan tersebut, peneliti melakukan tiga eksperimen di Swedia, Finlandia, dan Denmark.

baca juga

Pada eksperimen pertama, dua lokasi pembuangan sampah di Gothenburg dibersihkan setiap hari selama tiga minggu, sementara delapan lokasi lain dibiarkan dalam kondisi biasa. Hasilnya, jumlah sampah yang dibuang tidak pada tempatnya turun secara signifikan di lokasi yang rutin dibersihkan, sedangkan lokasi pembanding hampir tidak mengalami perubahan.

Eksperimen kedua melibatkan lebih dari 300 responden yang diminta melihat foto tempat sampah dalam kondisi bersih maupun kotor. Para peneliti juga mengukur tingkat sensitivitas rasa jijik setiap peserta melalui serangkaian pertanyaan.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang melihat tempat sampah kotor lebih kecil kemungkinannya mengatakan akan membuang sampah dengan benar. Pengaruh ini paling kuat pada individu yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap rasa jijik.

Temuan tersebut kembali diperkuat melalui eksperimen ketiga yang melibatkan lebih dari 1.000 responden dari tiga negara Nordik.

Tempat Sampah yang Bersih Mendorong Kepatuhan

Menurut Jacob, hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan fasilitas pembuangan sampah dapat memengaruhi niat seseorang untuk membuang sampah dengan benar.

"Orang-orang yang melihat tempat pembuangan sampah yang kotor secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengatakan bahwa mereka akan membuka penutupnya dan membuang sampah mereka dengan benar," jelasnya.

Temuan ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan tempat sampah bukan sekadar persoalan estetika atau kenyamanan. Fasilitas pembuangan yang bersih juga dapat mendorong masyarakat lebih patuh membuang dan memilah sampah, sehingga mendukung sistem pengelolaan sampah dan daur ulang yang lebih efektif.

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Hingga 15 Hektare

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Hingga 15 Hektare

Foto | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:32 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×