Arti Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan

Farah Nabilla

Kamis, 02 Juli 2026 | 12:57 WIB
Arti Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Instagram/@bupatikabpurwakarta)
baca 10 detik
  • Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menuai kritik luas akibat lirik lagu ciptaannya yang dinilai merendahkan martabat perempuan.
  • Anggota DPR RI Atalia Praratya meminta lagu tersebut ditarik karena dianggap memperkuat stigma negatif terhadap kaum perempuan.
  • Om Zein telah menyampaikan permintaan maaf dan mengklarifikasi bahwa lagu itu merupakan refleksi pribadi dari masa lalunya.

Lirik ini dipahami sebagai gambaran perempuan yang panik ketika mengalami keterlambatan menstruasi karena khawatir hamil. Lagi-lagi, penggambaran tersebut dinilai memperkuat stereotip negatif terhadap perempuan.

Pada bagian lain, lagu juga menyinggung kebiasaan berdandan.

"Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata, sakalina ngiceup hese beunta."
Tidak perlu melukis alis dan bulu mata, sekali berkedip susah membuka mata.

Bagian ini menyindir penggunaan riasan wajah, terutama alis dan bulu mata palsu, yang dianggap berlebihan.

Lagu kemudian ditutup dengan kalimat:

"Lalaki langit, lalanang bejad."

Kalimat penutup ini ditafsirkan sebagai pengakuan bahwa meski bersyukur menjadi laki-laki, sang tokoh dalam lagu juga mengakui dirinya pernah menjadi laki-laki yang "bejat" atau nakal.

Atalia Praratya Minta Lagu Ditarik

Kontroversi lagu ini mendapat respons dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya yang mengkritik keras lagu tersebut karena tidak menemukan sisi positif dari segi manapun.

baca juga

Atalia meminta Om Zein menarik lagu tersebut dari ruang publik karena dinilai berpotensi memperkuat stigma negatif terhadap perempuan dan melukai banyak pihak. Menurutnya, karya seni tetap perlu mempertimbangkan dampak sosial, terlebih ketika penciptanya merupakan seorang kepala daerah.

Selain kritik dari Atalia, sejumlah pegiat perempuan dan organisasi masyarakat sipil juga menyuarakan keberatan terhadap isi lagu tersebut karena dianggap bertentangan dengan semangat kesetaraan gender.

Om Zein Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi polemik yang berkembang, Om Zein menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

"Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu. Namun tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Itu murni cerita tentang diri saya sendiri," ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa lagu tersebut bukan dibuat saat dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," kata Om Zein.

Menurut Om Zein, lagu tersebut merupakan bentuk refleksi pribadi atas masa lalunya dan tidak dimaksudkan untuk menggeneralisasi atau merendahkan perempuan. Meski demikian, kontroversi terus bergulir karena banyak pihak menilai makna yang diterima publik berbeda dengan niat awal sang pencipta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok

Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok

Entertainment | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:08 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Profil Dini Yuliani Istri Bupati Purwakarta Wafat: Pengusaha dan Politisi yang Dikenal Rendah Hati

Profil Dini Yuliani Istri Bupati Purwakarta Wafat: Pengusaha dan Politisi yang Dikenal Rendah Hati

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:47 WIB

Sosok Dini Yuliani, Istri Bupati Purwakarta yang Meninggal Dunia Hari Ini

Sosok Dini Yuliani, Istri Bupati Purwakarta yang Meninggal Dunia Hari Ini

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:32 WIB

Terkini

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

×