- Lulur berfungsi sebagai eksfoliator mekanis untuk mengangkat sel kulit mati dengan tekstur kasar melalui gerakan menggosok.
- Body mask berperan memberikan nutrisi dan hidrasi pada kulit melalui tekstur halus yang diaplikasikan secara pasif.
- Urutan perawatan yang benar adalah menggunakan lulur terlebih dahulu sebelum body mask agar penyerapan nutrisi maksimal.
Suara.com - Banyak orang menganggap body mask (masker badan) dan lulur adalah dua produk yang sama karena sama-sama digunakan untuk merawat kulit tubuh.
Padahal, keduanya memiliki fungsi, tekstur, dan cara kerja yang sangat berbeda. Menggunakan keduanya dengan benar adalah kunci untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cerah.
Agar tidak salah pilih, simak 5 perbedaan utama antara body mask dan lulur berikut ini.
1. Tekstur dan Kandungan Bahan
Perbedaan yang paling kasat mata terletak pada teksturnya. Lulur atau body scrub umumnya memiliki tekstur yang kasar karena mengandung butiran abrasif seperti butiran beras, scrub sintetis, atau garam/gula.
Sebaliknya, body mask memiliki tekstur yang jauh lebih halus, mirip dengan masker wajah, yang bisa berupa pasta, krim, atau clay.
Body mask tidak mengandung butiran kasar karena tujuannya bukan untuk menggosok, melainkan untuk meresap ke dalam pori-pori.
![Rekomendasi Lulur Indomaret untuk Angkat Daki dan Mencerahkan [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/15/23279-ilustrasi-pakai-lulur-rekomendasi-lulur-indomaret-untuk-angkat-daki-dan-mencerahkan-unsplash.jpg)
2. Fungsi Utama: Eksfoliasi vs Nutrisi
Lulur berfungsi utama sebagai eksfoliator. Tujuannya adalah untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit.
Sementara itu, body mask berfungsi untuk memberi nutrisi, menghidrasi, dan mengencangkan kulit.
Mengutip dari laman kesehatan Healthline, proses eksfoliasi sangat penting sebelum pemberian nutrisi:
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Ini dapat membantu mencegah pori-pori tersumbat dan membuat kulit terasa lebih halus.
3. Cara Kerja pada Kulit
Cara kerja lulur bersifat mekanis. Anda harus menggosoknya dengan gerakan memutar agar sel kulit mati rontok. Proses ini juga membantu melancarkan peredaran darah di bawah kulit.
Sedangkan body mask bekerja secara pasif. Setelah dioleskan merata, Anda hanya perlu mendiamkannya hingga kering atau meresap.
Selama proses ini, kulit akan menyerap kandungan aktif di dalam masker, seperti vitamin, kolagen, atau bahan
pencerah.

4. Cara Penggunaan dan Urutan
Karena fungsinya berbeda, urutannya pun tidak boleh terbalik. Lulur digunakan terlebih dahulu untuk "membuka jalan" dengan cara membersihkan lapisan kulit mati.
Setelah kulit bersih dan pori-pori terbuka, barulah body mask diaplikasikan agar nutrisinya terserap maksimal.
Sebaiknya gunakan lulur atau scrub terlebih dahulu untuk mengangkat sel kulit mati, sehingga setelahnya kulit dapat menyerap nutrisi dari masker atau pelembap dengan lebih efektif.
5. Frekuensi Pemakaian
Karena lulur bersifat mengikis lapisan kulit, penggunaannya tidak boleh terlalu sering agar kulit tidak iritasi atau tipis. Idealnya, lulur digunakan 1-2 kali seminggu.
Sementara itu, body mask cenderung lebih lembut. Beberapa jenis body mask yang bersifat menghidrasi seperti aloe vera atau milk mask yang relatif lebih aman digunakan lebih sering, namun tetap disarankan mengikuti petunjuk pada kemasan produk untuk hasil terbaik.
Kesimpulan
Singkatnya, lulur ditujukan untuk mengangkat sel kulit mati, sedangkan body mask adalah pemberi nutrisi bagi kulit. Untuk hasil kulit yang glowing dan kenyal, gunakanlah lulur terlebih dahulu untuk membersihkan, lalu lanjutkan
dengan body mask,