- Rambut beruban terjadi akibat hilangnya pigmen melanin pada folikel rambut.
- Faktor genetika merupakan penyebab uban usia muda yang tidak dapat dicegah.
- Stres, penyakit autoimun, dan merokok memicu munculnya uban secara prematur.
Suara.com - Rambut beruban sering kali dianggap sebagai tanda penuaan yang secara alami wajar terjadi pada setiap individu. Namun, pertanyaan tentang apa penyebab rambut ubanan kini semakin sering muncul karena kondisi ini banyak dialami pada usia yang lebih muda.
Dirangkum Suara.com dari Healthline, kondisi rambut beruban secara mendasar terjadi ketika folikel rambut kehilangan melanin di dalam struktur akarnya.
Melanin adalah pigmen alami yang bertugas memberikan warna dasar pada rambut, kulit, dan mata manusia.
Ketika tubuh secara perlahan berhenti memproduksi melanin, sehelai rambut akan mulai kehilangan warna aslinya.
Kemunculan uban bisa dipicu oleh masalah kesehatan
Rambut yang awalnya hitam, cokelat, atau pirang perlahan akan berubah menjadi abu-abu hingga akhirnya memutih sepenuhnya.
Uban umumnya terlihat lebih menonjol pada individu yang memiliki warna dasar rambut lebih gelap.
Walaupun uban identik dengan proses penuaan, helai rambut tanpa warna ini nyatanya bisa muncul saat seseorang masih berada di bangku sekolah.
Faktor Genetik dan Keturunan
Genetika memainkan peran yang sangat dominan dalam menentukan kapan seseorang akan mulai memiliki rambut beruban.
Jika uban muncul di usia yang relatif muda, kemungkinan besar orang tua Anda juga mengalami hal serupa di masa lalu.
Faktor keturunan yang ada di dalam DNA ini sama sekali tidak dapat diubah atau dicegah melalui intervensi medis.
Bagi mereka yang merasa kurang percaya diri, mewarnai rambut di salon menjadi solusi praktis untuk menyamarkan uban.

Dampak Stres Berkepanjangan
Semua orang pasti pernah menghadapi tekanan, tetapi stres kronis dapat membawa rentetan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.