6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Agung Pratnyawan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB
6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup
Ilustrasi tumbuh uban di usia muda. (Freepik/benzoix)
baca 10 detik
  • Rambut beruban terjadi akibat hilangnya pigmen melanin pada folikel rambut.
  • Faktor genetika merupakan penyebab uban usia muda yang tidak dapat dicegah.
  • Stres, penyakit autoimun, dan merokok memicu munculnya uban secara prematur.

Suara.com - Rambut beruban sering kali dianggap sebagai tanda penuaan yang secara alami wajar terjadi pada setiap individu. Namun, pertanyaan tentang apa penyebab rambut ubanan kini semakin sering muncul karena kondisi ini banyak dialami pada usia yang lebih muda.

Dirangkum Suara.com dari Healthline, kondisi rambut beruban secara mendasar terjadi ketika folikel rambut kehilangan melanin di dalam struktur akarnya.

Melanin adalah pigmen alami yang bertugas memberikan warna dasar pada rambut, kulit, dan mata manusia.

Ketika tubuh secara perlahan berhenti memproduksi melanin, sehelai rambut akan mulai kehilangan warna aslinya.

Kemunculan uban bisa dipicu oleh masalah kesehatan

Rambut yang awalnya hitam, cokelat, atau pirang perlahan akan berubah menjadi abu-abu hingga akhirnya memutih sepenuhnya.

Uban umumnya terlihat lebih menonjol pada individu yang memiliki warna dasar rambut lebih gelap.

Walaupun uban identik dengan proses penuaan, helai rambut tanpa warna ini nyatanya bisa muncul saat seseorang masih berada di bangku sekolah.

Faktor Genetik dan Keturunan

baca juga

Genetika memainkan peran yang sangat dominan dalam menentukan kapan seseorang akan mulai memiliki rambut beruban.

Jika uban muncul di usia yang relatif muda, kemungkinan besar orang tua Anda juga mengalami hal serupa di masa lalu.

Faktor keturunan yang ada di dalam DNA ini sama sekali tidak dapat diubah atau dicegah melalui intervensi medis.

Bagi mereka yang merasa kurang percaya diri, mewarnai rambut di salon menjadi solusi praktis untuk menyamarkan uban.

Cabut rambut beruban. (Shutterstock)
Cabut rambut beruban. (Shutterstock)

Dampak Stres Berkepanjangan

Semua orang pasti pernah menghadapi tekanan, tetapi stres kronis dapat membawa rentetan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Konsekuensi dari stres yang tidak terkelola meliputi gangguan tidur, kecemasan akut, perubahan nafsu makan, hingga lonjakan tekanan darah.

Lebih dari itu, tingkat stres yang tinggi secara langsung juga dapat memengaruhi kondisi folikel di kulit kepala.

Sebuah studi medis pada tahun 2020 menemukan bahwa stres memicu uban dengan cara merusak sel punca regenerasi pigmen rambut.

Pengaruh Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun telah diidentifikasi sebagai salah satu penyebab medis utama di balik rambut beruban secara prematur.

Kondisi kelainan medis ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh manusia justru berbalik menyerang sel-sel sehatnya sendiri.

Pada kasus penyakit seperti alopecia dan vitiligo, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang folikel rambut.

Serangan sel imun ini pada akhirnya menyebabkan hilangnya pigmen warna rambut secara drastis dalam waktu singkat.

Gangguan Kelenjar Tiroid

Perubahan keseimbangan hormonal yang disebabkan oleh gangguan tiroid sering kali menjadi pemicu utama munculnya uban dini.

Kondisi medis seperti hipertiroidisme atau hipotiroidisme diketahui sangat memengaruhi kapasitas produksi melanin di dalam tubuh.

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar berbentuk kupu-kupu di pangkal leher yang mengendalikan berbagai fungsi metabolisme manusia.

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif dipastikan akan mengganggu kesehatan rambut dan menurunkan kadar pigmen warna.

Defisiensi Vitamin B-12

Munculnya uban pada usia dini dapat menjadi indikasi klinis bahwa tubuh sedang mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin B-12.

Vitamin vital ini memiliki peran esensial dalam memberikan asupan energi sekaligus mendukung siklus pertumbuhan rambut yang sehat.

Kekurangan vitamin B-12 selalu dikaitkan erat dengan kondisi anemia pernisiosa di dalam dunia medis.

Anemia jenis ini terjadi ketika sistem pencernaan tubuh manusia kehilangan kemampuan untuk menyerap asupan vitamin B-12 secara optimal.

Tubuh manusia sangat membutuhkan vitamin B-12 untuk memproduksi sel darah merah yang sehat secara berkesinambungan.

Sel darah merah inilah yang bertugas membawa suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh, termasuk sel-sel yang memproduksi pigmen rambut.

Ilustrasu rambut beruban. (Shutterstock)
Ilustrasu rambut beruban. (Shutterstock)

Dampak Kebiasaan Merokok

Terdapat hubungan ilmiah yang sangat kuat antara fenomena rambut beruban prematur dengan kebiasaan merokok.

Sebuah penelitian klinis pada tahun 2013 menemukan koneksi langsung antara timbulnya uban sebelum usia 30 tahun dan konsumsi rokok.

Temuan tersebut kembali diperkuat oleh studi kesehatan terbaru pada tahun 2024 yang menyoroti dampak buruk tembakau.

Merokok diketahui menyempitkan pembuluh darah yang kemudian membatasi aliran darah kaya nutrisi menuju folikel rambut.

Selain menghambat peredaran darah, ribuan racun kimia di dalam rokok juga dapat merusak organ tubuh secara perlahan.

Kerusakan akibat paparan racun ini turut menyerang struktur folikel rambut sehingga mempercepat hilangnya pigmen warna alami.

Pencegahan dan Penanganan Medis

Kemampuan tubuh manusia untuk mengembalikan warna asli rambut sangat bergantung pada akar penyebab utamanya.

Rambut beruban yang kemunculannya didasari oleh mutasi genetik keluarga tidak dapat dicegah atau dibalikkan warnanya secara permanen.

Namun, jika kemunculan uban dipicu oleh masalah kesehatan, Anda sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Mengobati kondisi medis yang mendasarinya terkadang dapat merangsang kembali produksi pigmentasi rambut, meskipun keberhasilannya tidak selalu terjamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memakai Masker Rambut dengan Benar: Rambut Jadi Lembut, Berkilau, dan Kuat

Cara Memakai Masker Rambut dengan Benar: Rambut Jadi Lembut, Berkilau, dan Kuat

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Apa Penyebab Uban Muncul di Usia Muda? Bukan Cuma Faktor Genetik

Apa Penyebab Uban Muncul di Usia Muda? Bukan Cuma Faktor Genetik

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Terkini

Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026

Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini

Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan

Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:36 WIB

6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal

6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah

Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:30 WIB

The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat

The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi

Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi

Health | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:19 WIB

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:11 WIB

×