Suara.com - Anime Festival Asia Indonesia 2026 (AFAID26) sukses merayakan satu dekade kehadirannya di Indonesia dengan menghadirkan pengalaman budaya pop Jepang yang meriah selama dua hari, pada 15–16 Agustus 2026. Bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Hall 1 & 2, festival yang diselenggarakan oleh SOZO Pte Ltd bersama PK Entertainment ini mengusung tema “Celebrate the Magic of Japan Pop Culture”.
Selama dua hari penyelenggaraan, AFAID26 menghadirkan berbagai program yang mempertemukan penggemar anime, manga, musik Jepang, cosplay, gim, VTuber, hingga komunitas budaya pop Jepang dalam satu festival. Tidak hanya menghadirkan panggung hiburan, acara ini juga menawarkan pameran, booth interaktif, merchandise eksklusif, area kreator, kuliner, serta berbagai aktivitas komunitas.
Sebagai salah satu konvensi budaya pop Jepang terkemuka di Asia Tenggara, Anime Festival Asia (AFA) telah menyelenggarakan lebih dari 30 acara, menghadirkan lebih dari 520 penampil dan lebih dari 2.300 eksibitor, serta menyambut lebih dari 2,3 juta pengunjung di enam kota, mulai dari Singapura hingga Tokyo. AFA Singapore juga beberapa kali meraih penghargaan Outstanding Leisure Event dalam ajang Singapore Tourism Awards.

Perayaan satu dekade AFA di Indonesia terasa sejak hari pertama ketika gerbang festival dibuka pada pukul 10.00 WIB, Sabtu (15/8/2026). Area ICE BSD City langsung dipenuhi pengunjung yang datang untuk menikmati rangkaian acara dari pagi hingga malam.
Salah satu pusat aktivitas adalah AFA Next Stage, yang sepanjang hari menghadirkan program secara berkesinambungan. Rangkaian acara dibuka melalui Idol Showcase bersama Meishohikokai, kemudian dilanjutkan dengan VTuber Showcase yang menampilkan Pandavva dan Music Showcase dari Daruma Rollin’.
Penggemar anime juga mendapatkan kesempatan menikmati sesi khusus Detective Conan bersama pengisi suara legendaris Noriko Hidaka. Sementara itu, sesi Featured Content bersama Manabu Otsuka, Presiden & CEO MAPPA, dan Kiyoshi Matsuda memberikan gambaran menarik mengenai industri dan proses di balik layar studio animasi Jepang.
Suasana semakin meriah dengan penampilan legenda Eurobeat Dave Rodgers, disusul Cosplay Showcase bersama Rukia, Romu, dan Kumose Chio. Penggemar Needy Girl Overdose juga mendapat kesempatan menyaksikan sesi khusus bersama seiyu Sally Amaki. Rangkaian aktivitas hari pertama kemudian ditutup dengan Stamp Rally Lucky Draw yang menghadirkan berbagai hadiah bagi pengunjung.
Kemeriahan berlanjut pada malam hari melalui AFAID26 Music Fest, yang menjadi salah satu highlight utama perayaan hari pertama. Setelah dibuka oleh Sally Amaki, panggung diisi oleh deretan musisi Jepang dengan karakter musik yang beragam.
ASCA membawakan energi anisong melalui lagu-lagu yang dikenal dari berbagai judul anime, sementara kz (livetune) menghadirkan musik elektronik yang ikonik. Penampilan isekaijoucho memberikan nuansa alternatif yang unik, sebelum panggung semakin panas dengan aksi duo rock BACK-ON.
Malam kemudian mencapai puncaknya ketika SPYAIR tampil sebagai penutup. Membawakan sejumlah lagu tema anime populer, band rock asal Jepang tersebut sukses mengajak ribuan penonton bernyanyi bersama. Perpaduan musik, cahaya, dan energi penonton menciptakan suasana konser yang menjadi salah satu momen paling berkesan dari AFAID26.
Jika hari pertama dipenuhi pertunjukan musik dan program panggung, hari kedua pada Minggu (16/8/2026) melanjutkan kemeriahan dengan sederet program spesial. Salah satu yang paling dinantikan adalah penampilan perdana TOGENASHI TOGEARI di Asia Tenggara melalui tur “Rinne no Kotowari”.
Pengunjung juga dapat mengikuti talk show bersama ilustrator Jepang LAM, serta menyaksikan penampilan Aya Emori dan Yuina dari Love Live! Superstar!!. Bagi para pencinta cosplay, AFA Cosplay Singles Competition menjadi salah satu acara yang menarik perhatian, dengan para peserta berkompetisi untuk memperebutkan hadiah tunai.

Dengan demikian, dua hari AFAID26 bukan sekadar perayaan musik atau anime, tetapi menjadi rangkaian pengalaman yang menggabungkan berbagai sisi budaya pop Jepang dalam satu tempat.
Booth, Cosplay, Kreator, dan Komunitas Ramaikan Festival
Selain program panggung, area Exhibition Hall menjadi salah satu bagian yang paling ramai dikunjungi. Puluhan brand dan IP hadir dengan booth serta aktivitas interaktif, di antaranya AVEX, Crunchyroll, Fitbar, Hello Kingdom, Honda, Honor of Kings, Hydro Coco, iQOO, Kyou Hobby, Lumica, Phoenix Gramedia Indonesia, Rexus, Universal Music Indonesia, dan berbagai nama lainnya.
Booth Hatsune Miku: Colorful Stage menjadi salah satu spot yang menarik perhatian, terutama dengan kehadiran Hatsune Miku Café yang menawarkan merchandise eksklusif dan minuman bertema. Sementara itu, JOJOCARAVAN juga menjadi tempat favorit pengunjung untuk berfoto dan berburu merchandise.
AFAID26 turut menghadirkan AFA Cardverse, area baru yang ditujukan bagi para penggemar Trading Card Game (TCG). Zona ini menghadirkan sejumlah eksibitor, termasuk Plan-B, High Label TCG, StoreVS TCG, MeongTCG, Gameopoly TCG, J Collection TCG, dan Celestial Vault. Pengunjung dapat melihat koleksi kartu sekaligus mengikuti berbagai aktivitas yang tersedia di area tersebut.
Dari sisi otomotif, booth Astra Honda Motor menghadirkan perpaduan antara teknologi kendaraan roda dua dan kreativitas budaya pop Jepang. Lini Genio dan Beat menjadi bagian dari area pameran interaktif di Hall 2 yang turut menarik perhatian penggemar otomotif, cosplayer, dan komunitas jejepangan.
Sementara itu, kolaborasi Hydro Coco x Fitbar membantu pengunjung menjaga stamina selama berkeliling festival. Selain menyediakan kombinasi minuman air kelapa dan camilan tinggi serat, booth tersebut juga menghadirkan mini games, hadiah produk gratis, serta suvenir eksklusif.
Bagi penggemar cosplay, Cosplay Hub menjadi tempat untuk bertemu dan berfoto dengan sejumlah cosplayer tamu, seperti Cxiela, JIAJIA, Preston Les, Yukitora Keiji, dan XIAOYUKIKO. Kehadiran mereka menambah semarak suasana festival sekaligus memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi lebih dekat dengan para kreator karakter favorit mereka.
Sementara itu, Creators Hub menjadi ruang bagi kreator lokal untuk memperkenalkan karya mereka. Berbagai ilustrasi, aksesori handmade, hingga merchandise custom ditawarkan oleh kreator seperti Anibow, Basakila, CATHZ, Kuromitsu Kitsune, Lunacerra, dan Pixelo.
AFAID26 juga memperlihatkan besarnya antusiasme komunitas budaya pop Jepang di Indonesia melalui Community Hub. Sejumlah komunitas dari Jabodetabek dan sekitarnya ikut meramaikan festival, termasuk Blue Archive Community Jabodetabek, Uma Musume Indonesia, YOASOBI Indonesia, Wuthering Waves Indonesia, dan Jabodetabek Airdasher.
Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, Food Street menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman dari Yoshinoya, FamilyMart, Kopi Kenangan, Floridina, Ayam Pak Gembus, Telur Dadar Bangkok, Home Oishi, Street Mentai, Best Culinary, hingga Mie Sedaap Ramen Yes.

Salah satu menu yang turut mencuri perhatian adalah Mi Goreng Tokyo Chicken Yakitori dari Mie Sedaap Ramen Yes, yang memadukan cita rasa mi goreng dengan sentuhan kuliner Jepang. Pilihan kuliner yang beragam membuat pengunjung dapat mengisi kembali energi sebelum kembali menikmati rangkaian acara festival.
Dengan seluruh rangkaian tersebut, AFAID26 berhasil menutup perayaan satu dekade AFA di Indonesia dengan pengalaman yang lengkap dan penuh warna. Selama dua hari, ICE BSD City menjadi titik pertemuan bagi penggemar anime, musik Jepang, cosplay, gim, VTuber, kreator, brand, dan berbagai komunitas.
Melalui tema “Celebrate the Magic of Japan Pop Culture”, AFAID26 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menunjukkan bagaimana budaya pop Jepang telah berkembang menjadi bagian dari kehidupan komunitas dan industri kreatif di Indonesia. Perayaan 10 tahun ini pun menjadi momentum penting bagi AFA untuk terus mempertemukan penggemar dan kreator dalam satu ruang yang sama, sekaligus merayakan kecintaan terhadap budaya pop Jepang bersama-sama.***