- Julita Rista Lestari, siswi SMAN 1 Tabang, terpilih mewakili Kalimantan Timur sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026.
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan Julita di Istana Negara pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026.
- Julita dipercaya memimpin tujuh puluh lima pasukan Paskibraka dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suara.com - Nama Julita Rista Lestari menjadi sorotan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Siswi asal pedalaman Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, itu dipercaya menjadi pemimpin upacara pengukuhan Paskibraka dalam rangkaian peringatan kemerdekaan RI di Istana Negara.
Julita sebelumnya telah dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional. Ia menjadi salah satu dari dua pelajar yang mewakili Kalimantan Timur, bersama Gus Luthfy Azka Nararya.
Pengukuhan Paskibraka Nasional 2026 dilakukan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Istana Negara. Dalam tugasnya pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Julita dipercaya memimpin 75 pasukan Paskibraka.
Lantas, siapa Julita Rista Lestari? Berikut profil dan fakta tentang sosok pelajar asal Tabang yang dipercaya menjalankan tugas penting pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Profil Julita Rista Lestari
![Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI [Instagram Kemensetneg]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/16/27763-julita-rista-lestari-pemimpin-upacara-hut-ke-81-kemerdekaan-ri-instagram-kemensetneg.jpg)
Julita Rista Lestari merupakan siswi SMA Negeri 1 Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia menjadi perwakilan Kalimantan Timur dalam Paskibraka Nasional 2026.
Nama Julita masuk dalam daftar 76 calon Paskibraka Nasional 2026 yang mewakili 38 provinsi di Indonesia. Untuk Kalimantan Timur, Julita menjadi perwakilan putri, sedangkan perwakilan putranya adalah Gus Luthfy Azka Nararya.
Julita diketahui memiliki tinggi badan 174 sentimeter. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan mengenai persiapannya mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional. Ia juga disebut sebagai cucu Kepala Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang.
Julita merupakan putri dari pasangan Tesalonika dan Maria. Keduanya turut memberikan dukungan selama Julita menjalani proses panjang menuju Paskibraka Nasional.
Berasal dari Tabang, Kutai Kartanegara
Perjalanan Julita menuju Istana Negara berawal dari Kecamatan Tabang, salah satu wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Ia menempuh pendidikan di SMAN 1 Tabang. Keberhasilannya lolos Paskibraka Nasional menjadi catatan membanggakan bagi sekolah tersebut karena Julita merupakan pelajar pertama dari SMAN 1 Tabang yang berhasil menembus tingkat nasional.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mencatat Julita sebagai salah satu dari dua pelajar Kaltim yang berhasil lolos seleksi pusat Paskibraka Nasional 2026. Keduanya dipersiapkan untuk bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta.
Punya Tekad Menjadi Paskibraka Sejak SMA
Keinginan Julita menjadi Paskibraka muncul ketika ia melihat kakak kelasnya berlatih di sekolah.
Dalam sebuah wawancara, Julita menceritakan bahwa kedisiplinan dan wibawa anggota Paskibraka membuatnya tertarik untuk mengikuti jejak mereka. Ia kemudian mulai mempersiapkan diri secara mandiri, termasuk melakukan latihan fisik dan jogging.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Julita berhasil melewati seleksi tingkat daerah hingga seleksi nasional dan terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2026.
Aktif di Sekolah dan Punya Beragam Prestasi
Selain memiliki kemampuan fisik yang mendukung tugas Paskibraka, Julita juga aktif dalam kegiatan sekolah.
Ia tercatat pernah menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Tabang dan Koordinator Seksi Bidang Pramuka. Julita juga disebut pernah meraih peringkat satu di kelas. Di luar kegiatan sekolah dan latihan, ia memiliki hobi bermain gitar dan voli.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Julita menjadi Paskibraka tidak hanya mengandalkan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kedisiplinan, kepemimpinan dan kemampuannya berorganisasi.
Julita terpilih setelah melalui rangkaian seleksi yang cukup ketat. Pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Timur, terdapat 60 peserta terbaik dari 10 kabupaten/kota yang mengikuti tahapan seleksi, sebelum kemudian terpilih wakil untuk mengikuti seleksi tingkat pusat.
Pada akhirnya, Julita dan Gus Luthfy menjadi dua pelajar Kaltim yang berhasil menembus seleksi Paskibraka Nasional 2026.
Keduanya kemudian mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan sebelum menjalankan tugas kenegaraan pada 17 Agustus 2026.
Dipercaya Memimpin Pasukan pada HUT RI ke-81
Puncak perjalanan Julita hadir pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Setelah dikukuhkan sebagai Paskibraka Nasional 2026 oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Istana Negara, Julita dipercaya menjalankan tugas sebagai pemimpin upacara.
Tugas tersebut menjadi momen penting bagi Julita sekaligus kebanggaan bagi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dari seorang siswi SMAN 1 Tabang di Kecamatan Tabang, Julita kini mendapat kesempatan berdiri di panggung kenegaraan dan menjalankan tugas dalam peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.