Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:46 WIB
Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa
Aparatur Sipil Negara (ASN) membaca dokumen pekerjaan. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI mengerahkan tenaga kesehatan untuk membantu korban gempa berkekuatan 7,7 magnitudo di NTT pada 15 Agustus 2026.
  • Pramono menyatakan ASN Balai Kota berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3,8 miliar guna mempercepat pemulihan situasi bencana.
  • Sejumlah BUMD turut mempersiapkan bantuan CSR serta membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangan secara transparan.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DK Jakarta mengerahkan sejumlah tenaga kesehatan dan memberikan uang untuk membantu penanganan masyarakat yang menjadi korban gempa di Nusa Tenggara Timur, NTT pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah memberangkatkan sejumlah tenaga kesehatan untuk ikut menangani para korban.

Selain itu, Pramono mengatakan pihaknya juga telah mengumpulkan Rp3,8 miliar yang merupakan hasil urunan dari seluruh ASN di Pemprov DKI untuk bahu membahu memulihkan situasi di NTT.

"Dikumpulkan dari ASN yang ada di Pemerintah DKI Jakarta yaitu Rp3,8 miliar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, (17/8/2026).

Tidak hanya itu, mantan Sekretaris Kabinet ini juga mengungkapkan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tengah mempersiapkan bantuan berupa CSR.

Proses evakuasi oleh tim SAR pascagempa di Flores, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/ho-Kantor Sar Maumere
Proses evakuasi oleh tim SAR pascagempa di Flores, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/ho-Kantor Sar Maumere

Kemudian Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat Jakarta yang ingin menyalurkan bantuan melalui pemerintah daerah.

"Dengan senang hati kami akan menyalurkan secara transparan dan terbuka," pungkasnya.

Diketahui, gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo melanda Nusa Tenggara Timur pada Sabtu 15 Agustus 2026. Bencana itu mengakibatkan 53 orang meninggal dunia.

Reporter: Alif Bintang

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×