- Sunscreen kedaluwarsa belum tentu masih memberikan perlindungan optimal dari sinar UV.
- Perubahan warna dan tekstur bukan satu-satunya tanda sunscreen sudah tidak layak digunakan.
- Cek tanggal kedaluwarsa sebelum memakai sunscreen yang sudah lama tersimpan.
Suara.com - Sunscreen yang sudah kedaluwarsa sering kali tetap terlihat seperti biasa, sehingga tak sedikit yang mungkin merasa sayang untuk langsung membuangnya.
Namun, perlu diketahui bahwa sunscreen yang sudah melewati masa pakainya belum tentu masih bekerja dengan baik dan bisa menimbulkan sejumlah masalah pada kulit.
Artinya, tekstur dan warna yang tidak berubah bukan jaminan sunscreen masih layak digunakan.
Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, kemampuan produk dalam melindungi kulit dari sinar UV sudah tidak bisa dipastikan.
Sebelum memakai sunscreen yang sudah lama tersimpan, coba cek dulu tanggal kedaluwarsanya.
![Sunscreen reef safe [Magnific/generated AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/41444-sunscreen-reef-safe-magnificgenerated-ai.jpg)
Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa
1. Perlindungan dari Sinar UV Tidak Lagi Terjamin
Sunscreen memiliki bahan aktif yang berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar UV. Setelah melewati masa kedaluwarsa, efektivitas produk tidak lagi dapat dipastikan sehingga perlindungannya bisa tidak sesuai dengan klaim pada kemasan.
Artinya, menggunakan sunscreen kedaluwarsa bukan pilihan yang tepat jika tujuan utamanya adalah melindungi kulit saat beraktivitas di luar ruangan.
2. Kulit Tetap Terpapar Risiko Sinar Matahari
Ketika perlindungan sunscreen tidak lagi dapat diandalkan, kulit lebih mudah terpapar dampak buruk sinar matahari. Paparan UV berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar dan berkontribusi terhadap penuaan kulit serta risiko kanker kulit.
Oleh karena itu, sunscreen yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sebaiknya tidak digunakan hanya karena produknya masih tersisa banyak.
3. Formula Bisa Mengalami Penurunan Kualitas
Seiring waktu, produk dapat mengalami perubahan atau degradasi. Kondisi penyimpanan juga berpengaruh, terutama jika sunscreen sering terkena panas atau sinar matahari langsung.
Sunscreen yang disimpan di lingkungan panas, seperti di dalam mobil, diketahui dapat mengalami degradasi lebih cepat. Paparan panas dan sinar matahari juga dapat memengaruhi kondisi produk.
4. Tekstur dan Kondisi Produk Bisa Berubah