Daftar Pasangan Weton yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa

Ruth Meliana

Selasa, 01 September 2026 | 14:03 WIB
Daftar Pasangan Weton yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa
ilustrasi pasangan weton (magnific/jcomp)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menggunakan perhitungan weton untuk menilai potensi keharmonisan pernikahan berdasarkan nilai neptu calon pengantin.
  • Primbon Jawa menggolongkan beberapa kombinasi weton tertentu seperti Wage dan Pahing sebagai pantangan karena dinilai rawan konflik.
  • Pasangan yang mengalami ketidakcocokan weton dapat menyiasatinya melalui ritual penolak bala atau ruwatan serta komunikasi yang baik.

Suara.com - Kepercayaan terhadap perhitungan weton masih menjadi bagian penting dalam tradisi pernikahan masyarakat Jawa. Weton, yang merupakan kombinasi hari dalam seminggu dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), dipercaya mencerminkan watak, rezeki, serta potensi keharmonisan rumah tangga.

Banyak keluarga yang masih meminta sesepuh atau ahli primbon untuk menghitung neptu kedua calon pengantin sebelum memutuskan melangkah ke pelaminan.

Perhitungan weton yang tidak boleh menikah ini dilakukan dengan menjumlahkan nilai neptu hari dan pasaran masing-masing pasangan. Hasilnya kemudian dikategorikan ke dalam berbagai makna, mulai dari yang sangat cocok hingga yang dianggap pantang.

Bagi sebagian orang, ketidakcocokan weton bukan sekadar mitos, melainkan peringatan agar pasangan lebih waspada terhadap tantangan yang mungkin muncul di kemudian hari.

Meski demikian, perlu digarisbawahi bahwa perhitungan weton bersifat budaya dan kepercayaan, bukan hukum mutlak. Banyak pasangan yang tetap menikah meski wetonnya kurang cocok, dengan syarat melakukan ritual penolak bala atau ruwatan. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan energi dan memohon keberkahan agar rumah tangga tetap harmonis.

Artikel ini akan membahas daftar pasangan weton yang sering disebut tidak dianjurkan untuk menikah berdasarkan primbon Jawa. Informasi ini bersifat informatif dan berdasarkan tradisi yang masih dianut sebagian masyarakat. Mari kita simak satu per satu.

1. Weton Wage dan Weton Pahing (Gehing atau Geyeng)

Pasangan weton yang paling sering disebut pantang adalah kombinasi Wage dan Pahing. Dalam primbon, pertemuan ini diibaratkan seperti minyak dan air yang sulit bersatu.

Orang yang lahir di pasaran Wage cenderung memiliki sifat kaku dan tegas, sementara Pahing dikenal memiliki ego tinggi dan karakter yang lebih dinamis.

Jika dipaksakan, hubungan mereka dipercaya akan penuh konflik kecil yang mudah membesar menjadi pertengkaran hebat, bahkan berujung pada perceraian. Larangan ini tidak hanya berlaku dalam pernikahan, tetapi juga dalam kerja sama bisnis atau kemitraan.

baca juga

2. Pasangan dengan Total Neptu 25 (Tibo Pegat)

Jumlah neptu 25 menjadi salah satu angka yang paling diwaspadai. Hasil penjumlahan ini sering dikaitkan dengan “pegat” yang berarti putus atau cerai, baik cerai hidup maupun cerai mati.

Contoh pasangan yang menghasilkan total 25 antara lain Minggu Kliwon dengan Senin Kliwon, Selasa Pon dengan Jumat Pahing, serta Selasa Kliwon dengan Jumat Kliwon.

Rumah tangga dengan kombinasi ini dipercaya rawan mengalami kesulitan ekonomi, perselingkuhan, atau konflik yang berulang. Banyak keluarga yang memilih membatalkan rencana pernikahan jika menemukan hasil ini.

3. Kamis Pon dan Rabu Kliwon

Kedua weton ini memiliki total neptu 15. Ketika dibagi lima, hasilnya masuk kategori “padu” yang bermakna sering bertengkar. Primbon menyebutkan bahwa pasangan ini cenderung mudah tersulut emosi meski masalahnya sepele.

Pertengkaran yang terus-menerus dapat mengikis keharmonisan rumah tangga dan berpotensi menyebabkan perpisahan. Sisi positifnya, keduanya biasanya memiliki kemampuan mengelola emosi yang cukup baik jika mampu saling memahami.

4. Senin Wage dan Selasa Legi

Kombinasi ini menghasilkan total neptu 16 yang masuk kategori “sujanan”. Maknanya adalah waspada terhadap konflik besar, termasuk kemungkinan munculnya orang ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:36 WIB

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:15 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×