Daftar Pasangan Weton yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa

Ruth Meliana

Selasa, 01 September 2026 | 14:03 WIB
Daftar Pasangan Weton yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa
ilustrasi pasangan weton (magnific/jcomp)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menggunakan perhitungan weton untuk menilai potensi keharmonisan pernikahan berdasarkan nilai neptu calon pengantin.
  • Primbon Jawa menggolongkan beberapa kombinasi weton tertentu seperti Wage dan Pahing sebagai pantangan karena dinilai rawan konflik.
  • Pasangan yang mengalami ketidakcocokan weton dapat menyiasatinya melalui ritual penolak bala atau ruwatan serta komunikasi yang baik.

Pasangan dengan weton ini dipercaya akan menghadapi ujian kesetiaan dan perbedaan prinsip yang cukup tajam. Jika tidak dikelola dengan baik, hubungan bisa menjadi tidak stabil dan penuh ketegangan.

5. Pasangan dengan Hasil Satriya Wirang, Bumi Kapetak, atau Lebu Katiup Angin

Selain total neptu tertentu, perhitungan lanjutan dengan membagi jumlah neptu oleh tujuh juga menghasilkan kategori buruk.

Sisa 5 disebut Satriya Wirang (kesatria yang dipermalukan) yang dikaitkan dengan kesedihan dan rasa malu. Sisa 6 adalah Bumi Kapetak (tanah tertutup) yang menggambarkan kehidupan penuh beban pikiran.

Sementara sisa 7, Lebu Katiup Angin (debu tertiup angin), menandakan kehidupan tidak stabil dan sering berpindah. Banyak kombinasi weton spesifik yang jatuh pada tiga kategori ini sehingga tidak dianjurkan.

6. Beberapa Kombinasi Lain yang Sering Disebutkan

Beberapa sumber primbon juga menyebutkan pasangan lain seperti Minggu Kliwon dengan Selasa Pahing, Sabtu Kliwon dengan Selasa Legi, atau Jumat Kliwon dengan Selasa Wage.

Umumnya, kombinasi ini dikaitkan dengan kesulitan ekonomi, benturan karakter, atau ketidakstabilan emosional. Meski daftarnya bisa mencapai ratusan tergantung metode perhitungan, prinsip utamanya tetap sama: menghindari potensi “sengkala” atau kesialan dalam berumah tangga.

Pada akhirnya, kepercayaan terhadap weton merupakan warisan budaya yang kaya makna filosofis. Ia mengajarkan pentingnya kehati-hatian, saling pengertian, dan ikhtiar dalam membangun kehidupan bersama.

Bagi pasangan yang menemukan ketidakcocokan, ritual seperti ruwatan, sedekah, atau doa bersama sering dijadikan jalan tengah. Yang terpenting adalah komunikasi terbuka, komitmen, dan saling menghargai, karena keharmonisan rumah tangga pada akhirnya ditentukan oleh usaha kedua belah pihak, bukan semata-mata angka neptu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:36 WIB

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:15 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×