- Setiap shio memiliki kaitan dengan elemen tertentu.
- Lima elemen memiliki hubungan yang saling berkaitan.
- Kenali urutan dan karakter setiap elemen shio.
Suara.com - Dalam feng shui, setiap shio berkaitan dengan salah satu dari lima elemen, yaitu Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air.
Kelima unsur itu menjadi bagian penting dalam konsep Wu Xing, yang membahas hubungan dan pergerakan energi di antara berbagai elemen.
Hubungan tersebut membuat setiap elemen memiliki karakter dan pengaruh yang berbeda. Ada unsur yang saling mendukung, sementara unsur lainnya memiliki hubungan yang dapat mengendalikan satu sama lain.
Lantas, bagaimana urutan elemen shio dalam feng shui dan seperti apa karakter masing-masing unsur? Simak penjelasannya berikut ini.
Shio merupakan bagian dari astrologi Tionghoa yang kerap digunakan untuk menggambarkan karakter dan kecenderungan seseorang berdasarkan tahun kelahirannya.

1. Elemen Kayu
Kayu merupakan salah satu dari lima elemen utama dalam feng shui. Unsur ini memiliki karakter yang berkaitan dengan pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan ke arah yang lebih luas.
Dalam siklus produktif, Kayu menghasilkan Api. Sementara dalam siklus pengendalian, Kayu mengendalikan Tanah. Hubungan tersebut menunjukkan bahwa Kayu memiliki peran dalam memengaruhi unsur lainnya.
2. Elemen Api
Api berada setelah Kayu dalam siklus produktif. Kayu menghasilkan Api, kemudian Api menghasilkan Tanah.
Elemen Api umumnya dikaitkan dengan energi yang aktif, hangat, dan dinamis. Dalam siklus pengendalian, Api mengendalikan Logam karena panas Api secara simbolis dapat meleburkan Logam.
3. Elemen Tanah
Tanah merupakan elemen yang muncul setelah Api dalam siklus produktif. Setelah Api menghasilkan Tanah, unsur tersebut kemudian menghasilkan Logam.
Tanah sering dikaitkan dengan kestabilan, keseimbangan, dan sifat membumi. Dalam siklus pengendalian, Tanah mengendalikan Air melalui gambaran tanah yang dapat menahan atau membatasi aliran air.
4. Elemen Logam
Logam mengikuti Tanah dalam siklus produktif. Dalam konsep lima elemen, Tanah menghasilkan Logam, sedangkan Logam kemudian menghasilkan Air.
Elemen Logam berkaitan dengan ketegasan, struktur, dan keteraturan. Dalam siklus pengendalian, Logam mengendalikan Kayu.
5. Elemen Air
Air menjadi unsur terakhir dalam siklus produktif sebelum kembali menghasilkan Kayu. Dalam hubungan tersebut, Logam menghasilkan Air, kemudian Air menghasilkan Kayu.
Elemen Air sering dikaitkan dengan sifat mengalir, fleksibel, dan adaptif. Sementara dalam siklus pengendalian, Air mengendalikan Api.
Mana Elemen Shio yang Paling Kuat?
Lima elemen dalam feng shui sebenarnya tidak memiliki peringkat tetap dari yang paling kuat hingga paling lemah. Setiap unsur memiliki hubungan berbeda dengan elemen lainnya dan dapat saling mendukung maupun mengendalikan.
Dalam siklus produktif, Kayu menghasilkan Api, Api menghasilkan Tanah, Tanah menghasilkan Logam, Logam menghasilkan Air, kemudian Air kembali menghasilkan Kayu. Siklus tersebut berlangsung secara berulang dan menunjukkan keterkaitan antarelemen.
Sementara itu, siklus pengendalian menggambarkan hubungan yang berbeda. Kayu mengendalikan Tanah, Tanah mengendalikan Air, Air mengendalikan Api, Api mengendalikan Logam, dan Logam mengendalikan Kayu.
Jadi, istilah elemen yang paling dominan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan urutan lima unsur tersebut. Dalam feng shui, dominasi elemen biasanya dilihat berdasarkan konteks dan keseimbangan unsur yang ada.