Apa Penyebab Tangan Kesemutan dan Kebas Saat Gowes Sepeda Gunung? Ini Cara Mengatasinya

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:50 WIB
Apa Penyebab Tangan Kesemutan dan Kebas Saat Gowes Sepeda Gunung? Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi sepeda gunung (Pexels/jose luis Umana)
baca 10 detik
  • Pesepeda gunung sering mengalami tangan kesemutan akibat tekanan tubuh, pegangan setang terlalu kuat, dan getaran jalur berbatu.
  • Kondisi kebas ini mengganggu kenyamanan dan kendali saat melewati medan menantang.
  • Cara mengatasinya meliputi mengubah posisi tangan, merilekskan genggaman, menyesuaikan sepeda, dan istirahat.

Suara.com - Tangan kesemutan dan kebas saat gowes sepeda gunung cukup sering dialami, terutama ketika perjalanan berlangsung cukup lama.

Sensasi seperti tertusuk jarum, mati rasa, atau sulit merasakan telapak tangan biasanya mulai muncul setelah bersepeda dalam waktu tertentu.

Kondisi ini dapat membuat aktivitas bersepeda menjadi kurang nyaman dan mengganggu kendali saat melewati medan yang menantang.

Salah satu penyebabnya adalah tekanan berulang pada telapak tangan akibat posisi tubuh dan cara memegang setang.

Selain itu, getaran dari jalur berbatu juga dapat membuat tangan menerima tekanan lebih besar selama perjalanan.

Lantas, apa penyebab tangan kesemutan dan kebas saat gowes sepeda gunung serta bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut.

Penyebab Tangan Kesemutan dan Kebas Saat Gowes

1. Terlalu Lama Bertumpu pada Setang

Posisi tubuh yang terlalu condong ke depan dapat membuat sebagian berat badan bertumpu pada tangan.

Tekanan yang berlangsung lama di telapak tangan bisa mengganggu saraf dan aliran darah sehingga muncul rasa kesemutan atau kebas.

baca juga

2. Pegangan Setang Terlalu Kuat

Menggenggam setang dengan tenaga berlebihan membuat otot tangan dan lengan terus menegang.

Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan tekanan pada area telapak dan saraf sehingga tangan lebih cepat terasa tidak nyaman.

3. Posisi Sepeda Kurang Sesuai

Ketinggian sadel, posisi setang, atau jangkauan menuju setang yang kurang tepat dapat membuat postur tubuh tidak seimbang.

Akibatnya, tekanan pada tangan menjadi lebih besar daripada seharusnya selama bersepeda.

4. Getaran dari Medan Berbatu

Sepeda gunung sering digunakan melewati jalan tanah, bebatuan, akar pohon, atau permukaan yang tidak rata.

Getaran berulang dari medan tersebut dapat diteruskan ke telapak tangan dan menyebabkan tangan cepat lelah serta kebas.

5. Sarung Tangan Kurang Nyaman

Menggunakan sarung tangan sepeda yang tipis atau tidak memiliki bantalan memadai dapat membuat telapak tangan menerima tekanan dan getaran secara langsung.

Pilih sarung tangan yang nyaman dan memiliki bantalan pada bagian telapak.

Cara Mengatasi Tangan Kebas Saat Gowes

1. Ubah Posisi Tangan

Jangan mempertahankan posisi tangan yang sama sepanjang perjalanan.

Sesekali lepaskan tekanan dari telapak atau ubah posisi genggaman agar bagian tangan yang menerima beban tidak terus-menerus tertekan.

2. Rilekskan Genggaman

Pegang setang dengan cukup kuat untuk mengendalikan sepeda, tetapi hindari menggenggamnya terlalu erat.

Sesekali goyangkan jari dan rilekskan pergelangan tangan ketika kondisi jalur memungkinkan.

3. Periksa Posisi Sadel dan Setang

Sesuaikan posisi sepeda dengan postur tubuh agar berat badan tidak terlalu banyak bertumpu pada tangan.

Jika kesemutan terus muncul, lakukan pengecekan bike fitting untuk mendapatkan posisi berkendara yang lebih sesuai.

4. Pakai Sarung Tangan Padding

Sarung tangan khusus sepeda dengan bantalan dapat membantu mengurangi tekanan dan getaran yang diterima telapak. Pastikan ukurannya pas agar tidak terlalu sempit maupun longgar.

5. Istirahat dan Peregangan

Jika tangan mulai kebas, berhentilah sejenak untuk mengistirahatkan tangan dan lengan.

Gerakkan jari, putar pergelangan tangan secara perlahan, kemudian lanjutkan perjalanan setelah rasa tidak nyaman berkurang.

Jika tangan sering kebas meski sudah mengubah posisi dan mengurangi tekanan saat bersepeda, sebaiknya jangan diabaikan.

Kesemutan yang menetap, semakin sering terjadi, atau disertai kelemahan tangan perlu diperiksakan untuk mengetahui penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Urutan Upgrade Sepeda Gunung Murah agar Lebih Ringan dan Empuk, Mulai dari Ban

Urutan Upgrade Sepeda Gunung Murah agar Lebih Ringan dan Empuk, Mulai dari Ban

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:21 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Terkini

18 Pejabat Kabinet Merah Putih Diganti, Sosiolog UGM: Publik Menunggu Gebrakan Nyata

18 Pejabat Kabinet Merah Putih Diganti, Sosiolog UGM: Publik Menunggu Gebrakan Nyata

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:49 WIB

9 Rekomendasi Cushion Wudhu Friendly yang Gampang Dibersihkan dan Porous

9 Rekomendasi Cushion Wudhu Friendly yang Gampang Dibersihkan dan Porous

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Punya Kucing di Rumah, Kenapa Interior Juga Perlu Ikut Beradaptasi?

Punya Kucing di Rumah, Kenapa Interior Juga Perlu Ikut Beradaptasi?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Dividen Jumbo BMRI Bikin Investor Ngiler, Sahamnya Masih Murah?

Dividen Jumbo BMRI Bikin Investor Ngiler, Sahamnya Masih Murah?

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Love and Deepspace Rilis Event Baru, Pemain Bisa Pilih 3 Memory 5-Star

Love and Deepspace Rilis Event Baru, Pemain Bisa Pilih 3 Memory 5-Star

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Urutan Shio Paling Pantang Menyerah dan Gampang Bangkit dari Kebangkrutan

Urutan Shio Paling Pantang Menyerah dan Gampang Bangkit dari Kebangkrutan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua

Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi

Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×