- Pasar Chatuchak asal Bangkok akan diselenggarakan di Old Shanghai, Sedayu City Kelapa Gading.
- Acara kuliner dan jajanan viral tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 hingga 18 Oktober 2026.
- Pengunjung dapat menikmati pengalaman berburu makanan khas Thailand tersebut tanpa harus pergi langsung ke Bangkok.
Suara.com - Bagi wisatawan yang pernah berkunjung ke Bangkok, nama Chatuchak tentu bukan sesuatu yang asing. Pasar yang membentang luas itu kerap menjadi salah satu destinasi yang masuk daftar kunjungan, terutama bagi mereka yang gemar berburu makanan dan jajanan viral.
Menyusuri Chatuchak memang bukan sekadar soal berbelanja. Ada sensasi tersendiri ketika berjalan dari satu lorong ke lorong lainnya, melihat deretan kios yang seolah tidak ada habisnya, sembari mencium aroma makanan yang datang silih berganti.
Belum tentu tahu ingin makan apa ketika datang, tetapi justru itulah bagian menariknya. Dari makanan berat, camilan, minuman segar, buah hingga street food, berbagai pilihan bisa ditemukan sepanjang perjalanan.
Pengalaman semacam itu kini bisa dirasakan lebih dekat dari Jakarta. Pada 7-18 Oktober 2026, Chatuchak Market hadir di Old Shanghai, Sedayu City Kelapa Gading.
Selama 12 hari, kawasan tersebut akan menjadi tempat berburu kuliner dan jajanan viral dengan suasana yang berbeda dari pasar pada umumnya.
Alih-alih berada di tengah Bangkok, pengunjung akan menjelajahi bazar yang berada di kawasan bernuansa Shanghai tempo dulu.
Konsep tersebut menarik karena Chatuchak sendiri identik dengan pengalaman menjelajah. Pasar yang berada di Bangkok itu dikenal sebagai salah satu pasar akhir pekan terbesar di dunia.
Lebih dari 15.000 kios tersebar di dalamnya dengan beragam kategori, mulai dari fashion, kerajinan, dekorasi rumah, tanaman hingga makanan dan minuman.
Dengan skala sebesar itu, berjalan-jalan di Chatuchak sering kali terasa seperti sebuah petualangan kecil. Tujuan awal bisa saja hanya ingin mencari makanan tertentu, tetapi di tengah perjalanan perhatian justru teralihkan oleh jajanan lain yang terlihat menggoda.
Elemen berburu kuliner inilah yang coba dibawa ke Old Shanghai. Chatuchak Market di Old Shanghai juga menghadirkan kuliner viral sekaligus pengalaman event yang sebelumnya disebut telah menjangkau lebih dari 60 kota besar.
Menariknya, pengalaman tersebut hadir di kawasan yang memang sudah lekat dengan dunia kuliner. Old Shanghai berdiri di atas lahan sekitar 14.515 meter persegi dengan konsep arsitektur yang terinspirasi dari Shanghai masa lampau.
Deretan bangunan, lampion, gerbang dan ornamen bergaya Tiongkok membuat kawasan ini memiliki karakter visual yang cukup kuat.
Pengunjung dapat berjalan melewati sejumlah area seperti Dragon Alley, Empress Garden, Dragon Gate, Tiger’s Gate hingga Phoenix Gate.
Di sela-sela perjalanan, pengunjung bisa berhenti untuk mencicipi jajanan yang tersedia di area Chatuchak Market. Setelah itu, eksplorasi kuliner masih dapat dilanjutkan ke berbagai tenant permanen di Old Shanghai.
Pilihan yang tersedia pun tidak hanya makanan khas China. Kawasan tersebut memiliki restoran, street food, makanan Peranakan hingga berbagai pilihan kuliner Asia.
Dengan begitu, kunjungan ke Chatuchak Market di Old Shanghai tidak harus dibuat terburu-buru. Pengunjung bisa datang dengan rencana sederhana: berjalan, melihat-lihat, mencicipi makanan yang menarik perhatian, lalu melanjutkan perjalanan ke sudut kawasan lainnya.
Justru pola seperti inilah yang membuat pengalaman berburu jajanan terasa menyenangkan. Tidak ada keharusan untuk langsung menentukan makanan apa yang ingin dicari.
Cukup berjalan dan membiarkan rasa penasaran membawa ke satu kios, kemudian berpindah ke kios berikutnya. Waktu penyelenggaraan selama 12 hari juga memberi keleluasaan bagi pengunjung untuk menentukan waktu kunjungan.
Mereka yang ingin suasana lebih santai dapat memilih datang pada hari kerja, sementara akhir pekan bisa menjadi pilihan bagi yang ingin merasakan atmosfer bazar dengan lebih ramai.
Bagi pencinta kuliner, pengalaman seperti ini tentu memiliki daya tarik tersendiri. Sebab, berburu makanan bukan hanya tentang rasa, tetapi juga perjalanan menemukan sesuatu yang sebelumnya mungkin tidak masuk dalam daftar.
Chatuchak Market di Old Shanghai pun bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin merasakan sensasi eksplorasi ala pasar Bangkok tanpa harus langsung terbang ke Thailand.
Bangkok memang masih menjadi rumah bagi Chatuchak yang sesungguhnya. Namun selama 7-18 Oktober 2026, pengalaman berburu jajanan dengan semangat serupa hadir lebih dekat.
Jadi, kalau sedang mencari agenda kuliner di Jakarta pada Oktober ini, mungkin tidak ada salahnya datang tanpa terlalu banyak rencana. Siapkan waktu untuk berjalan kaki, ikuti aroma makanan yang lewat, dan biarkan rasa penasaran menentukan jajanan berikutnya yang ingin dicoba.