- Retinol, niacinamide, dan moisturizer dapat digunakan dalam satu rutinitas skincare.
- Urutan pemakaian perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit.
- Beberapa bahan aktif sebaiknya tidak langsung dicampur dengan retinol.
Suara.com - Urutan pemakaian retinol, niacinamide, dan moisturizer perlu diperhatikan, terutama bagi yang baru mulai menggunakan retinol dalam skincare routine.
Diketahui, retinol termasuk bahan aktif yang dapat memicu kulit kering, kemerahan, atau iritasi, terutama saat kulit belum terbiasa.
Sementara itu, niacinamide dan moisturizer dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan untuk menjaga kondisi kulit tetap nyaman dan terhidrasi.
Lantas, bagaimana urutan pemakaian retinol, niacinamide, dan moisturizer agar tidak iritasi dan kulit tetap nyaman?
Retinol sebaiknya digunakan pada malam hari dan tidak dicampur sembarangan dengan AHA, BHA, dan beberapa bahan aktif lain yang berpotensi meningkatkan risiko iritasi pada kulit.

Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer
Pemakaian skincare dengan kandungan sebaiknya dilakukan pada laman hari. Untuk urutan pemakaian pada malam hari dapat dimulai dari cleanser, niacinamide, retinol, lalu moisturizer.
1. Bersihkan Wajah
Mulai rutinitas malam dengan membersihkan wajah menggunakan cleanser yang lembut. Setelah itu, keringkan wajah secara perlahan sebelum melanjutkan ke tahap skincare berikutnya.
Wajah yang sudah bersih membuat produk skincare dapat diaplikasikan dengan lebih nyaman.
Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat membuat kulit semakin mudah mengalami iritasi.
2. Gunakan Niacinamide
Setelah wajah bersih, aplikasikan produk yang mengandung niacinamide. Jika menggunakan serum, beberapa tetes dapat diratakan pada seluruh wajah dan dibiarkan meresap sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Niacinamide dapat digunakan dalam rangkaian yang sama dengan retinol.
Kandungan ini juga sering digunakan dalam perawatan kulit untuk menjaga skin barrier dan membantu mempertahankan kelembapan kulit.
3. Aplikasikan Retinol
Setelah niacinamide, lanjutkan dengan retinol. Gunakan sesuai takaran dan petunjuk pemakaian pada produk, kemudian hindari area yang mudah mengalami iritasi seperti sudut hidung dan sekitar mata, kecuali produk memang diperuntukkan untuk area tersebut.
Bagi yang baru menggunakan retinol, sebaiknya tidak langsung memakainya setiap malam.
Mulai dengan frekuensi yang lebih rendah, kemudian tingkatkan secara bertahap apabila kulit sudah dapat beradaptasi.
4. Tutup dengan Moisturizer
Moisturizer digunakan pada tahap terakhir untuk menjaga kelembapan kulit setelah menggunakan bahan aktif.
Aplikasikan secara merata pada wajah dan jangan lupa memperhatikan area kulit yang terasa lebih kering.
Moisturizer juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi rasa kering yang mungkin muncul selama penggunaan retinol. Kulit yang mudah iritasi dapat menggunakan moisturizer sebelum retinol sebagai lapisan tambahan.
Retinol Tidak Boleh Dicampur dengan Apa?
Retinol sebenarnya dapat digunakan bersama sejumlah bahan skincare, tetapi beberapa kombinasi perlu lebih diperhatikan karena berpotensi meningkatkan risiko iritasi. Salah satunya adalah penggunaan retinol bersamaan dengan AHA dan BHA dalam satu rutinitas.
AHA dan BHA sama-sama termasuk bahan eksfoliasi. Ketika digunakan bersamaan dengan retinol, kulit dapat menerima beberapa bahan aktif yang berpotensi menyebabkan kering, perih, kemerahan, atau iritasi, terutama pada kulit yang belum terbiasa.
Retinol juga sebaiknya tidak langsung dipadukan dengan benzoyl peroxide tanpa mempertimbangkan jenis produk dan kondisi kulit.
Keduanya dapat membuat kulit lebih kering dan iritasi. Selain itu, benzoyl peroxide dapat memengaruhi beberapa jenis retinoid tertentu sehingga penggunaan dalam rutinitas yang sama perlu diperhatikan.
Untuk vitamin C, bukan berarti keduanya sama sekali tidak boleh digunakan. Namun, bagi kulit yang mudah sensitif, retinol dan vitamin C lebih baik dipisahkan dalam rutinitas yang berbeda. Vitamin C dapat digunakan pada pagi hari, sedangkan retinol digunakan pada malam hari.
Sementara itu, niacinamide tidak termasuk bahan yang harus dihindari saat menggunakan retinol. Keduanya dapat digunakan dalam satu rutinitas selama kulit dapat mentoleransinya.
Retinol Sebaiknya Dipakai Malam Hari
Retinol umumnya digunakan dalam rutinitas skincare malam. Pada pagi harinya, penggunaan sunscreen tetap penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Pemakaian retinol juga tidak perlu dilakukan setiap malam, terutama bagi pemula. Konsistensi dengan frekuensi yang sesuai kemampuan kulit lebih penting daripada langsung menggunakan retinol terlalu sering.
Jadi, urutan pemakaian yang dapat diterapkan adalah cleanser, niacinamide, retinol, lalu moisturizer.
Untuk kulit yang mudah iritasi, moisturizer dapat digunakan sebelum retinol atau dengan metode sandwich.
Hindari langsung menggabungkan retinol dengan beberapa bahan aktif eksfoliasi dalam satu rutinitas agar risiko iritasi lebih rendah.