- Panci gosong disebabkan oleh api terlalu besar, jarang mengaduk masakan, serta lapisan panci yang mulai aus.
- Kerak hitam dapat dibersihkan dengan merendam panci memakai air hangat serta mengoleskan pasta baking soda secara lembut.
- Pencegahan panci gosong dilakukan dengan menyesuaikan besar api, memakai spatula kayu, dan mencuci peralatan segera.
Suara.com - Panci gosong dengan kerak hitam yang menempel di bagian dasar sering kali membuat kegiatan mencuci peralatan dapur terasa merepotkan.
Jika langsung digosok sekuat tenaga, kerak memang bisa berkurang, tetapi cara tersebut justru berisiko membuat permukaan panci tergores.
Padahal, ada cara yang lebih sederhana untuk membantu melunakkan kerak sebelum dibersihkan.
Baking soda dan sabun cuci piring dapat dimanfaatkan bersama air untuk membantu mengangkat noda gosong secara lebih lembut.
Panci yang menghitam juga tidak selalu disebabkan oleh satu hal, sehingga kebiasaan saat memasak perlu diperhatikan.
Mulai dari penggunaan api terlalu besar hingga membiarkan sisa makanan menempel terlalu lama dapat membuat kerak semakin sulit dihilangkan.
Lantas, mengapa panci bisa gosong dan bagaimana cara membersihkan keraknya menggunakan baking soda serta sabun cuci piring?
Simak langkah berikut agar panci kembali bersih tanpa perlu menggosoknya secara berlebihan.

Penyebab Panci Bisa Gosong
Menurut laman AZKO, ada beberapa kebiasaan saat memasak yang dapat membuat panci cepat menghitam. Mengetahui penyebabnya penting agar kerak tidak terus muncul setelah panci berhasil dibersihkan.
1. Api Terlalu Besar
Penggunaan api yang terlalu besar dapat membuat sisa makanan terbakar dan menempel kuat di dasar panci. Panas berlebih akhirnya membuat permukaan panci berubah warna menjadi hitam.
2. Jarang Mengaduk Masakan
Masakan yang tidak cukup sering diaduk dapat menempel pada satu titik yang panas. Endapan tersebut kemudian mengeras dan berubah menjadi kerak gosong.
3. Lapisan Panci Mulai Aus
Panci yang sudah lama digunakan dapat mengalami penurunan kualitas lapisan sehingga permukaannya tidak lagi halus. Akibatnya, makanan lebih mudah menempel dan terbakar.