- Teknik sandwich moisturizer adalah metode pemakaian retinol yang diapit di antara dua lapisan pelembap pada malam hari.
- Metode ini ditujukan bagi pemula untuk mengurangi risiko kulit kering dan iritasi akibat adaptasi bahan aktif retinol.
- Pemula disarankan menggunakan retinol dua hingga tiga kali seminggu serta wajib mengaplikasikan sunscreen pada keesokan paginya.
Suara.com - Pernah mendengar penggunaan retinol dalam rutinitas skincare dengan teknik sandwich moisturizer?
Metode ini cukup sering digunakan dalam rutinitas skincare, terutama bagi yang baru mulai menggunakan retinol.
Diketahui, retinol merupakan turunan vitamin A yang banyak digunakan dalam perawatan kulit. Namun, pada masa awal penggunaan, bahan aktif ini dapat membuat kulit terasa lebih kering, kemerahan, mengelupas, atau menjadi lebih sensitif.
Teknik sandwich moisturizer pun dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa kering sekaligus membuat kulit lebih nyaman saat beradaptasi dengan retinol.
Lantas, bagaimana urutan pemakaiannya yang benar dan seberapa sering retinol sebaiknya digunakan?
Pemakaian retinol yang terlalu agresif dapat membuat kulit mengalami sejumlah efek yang kurang nyaman, seperti kering, kemerahan, mengelupas, hingga terasa lebih sensitif.

Apa Itu Teknik Sandwich Moisturizer?
Teknik sandwich moisturizer merupakan cara menggunakan retinol dengan mengapitnya di antara dua lapisan moisturizer. Dengan metode ini, urutannya menjadi moisturizer, retinol, dan moisturizer.
Cara ini dapat dipertimbangkan bagi pemula atau pemilik kulit yang mudah kering dan sensitif.
Lapisan moisturizer sebelum retinol berfungsi sebagai salah satu cara untuk memberikan kelembapan pada kulit, sedangkan moisturizer setelah retinol membantu menjaga kelembapan tersebut.
Meski begitu, teknik sandwich moisturizer bukan berarti membuat retinol sepenuhnya bebas dari risiko iritasi. Kulit tetap perlu beradaptasi secara bertahap dan penggunaan retinol sebaiknya mengikuti petunjuk pada produk.
Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer
Retinol disarankan digunakan dalam rutinitas skincare pada malam hari. Berikut langkah yang dapat dilakukan.
1. Bersihkan Wajah
Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan gentle cleanser. Pastikan sisa makeup, sunscreen, kotoran, dan minyak di wajah sudah terangkat.
Setelah mencuci wajah, keringkan dengan cara menepuk-nepuk kulit secara perlahan menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat membuat kulit semakin mudah mengalami iritasi.
2. Gunakan Moisturizer
Langkah berikutnya adalah mengaplikasikan moisturizer secara merata pada wajah. Gunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit dan tidak menimbulkan rasa perih ketika digunakan.
Bagi kulit yang kering atau sensitif, moisturizer dengan kandungan yang mendukung skin barrier seperti ceramide dan hyaluronic acid dapat dipertimbangkan.
3. Aplikasikan Retinol
Setelah moisturizer meresap, aplikasikan retinol dalam jumlah secukupnya. Tidak perlu menggunakan produk terlalu banyak karena pemakaian dalam jumlah berlebih tidak otomatis membuat hasilnya lebih cepat.
Hindari area sekitar mata, sudut hidung, dan sudut bibir yang cenderung lebih sensitif. Untuk pemula, retinol sebaiknya digunakan secara perlahan sesuai toleransi kulit.
4. Gunakan Moisturizer Lagi
Setelah retinol diaplikasikan, lanjutkan dengan moisturizer. Tahap ini menjadi lapisan kedua yang membuat metode tersebut disebut sebagai teknik sandwich moisturizer.
Jadi, urutan lengkapnya adalah cleanser, moisturizer, retinol, dan moisturizer
Metode ini cukup sederhana dan dapat dimasukkan ke dalam rutinitas skincare malam tanpa perlu menambahkan terlalu banyak produk lain.
Seberapa Sering Retinol Dipakai?
Retinol tidak perlu langsung digunakan setiap malam, terutama ketika kulit baru pertama kali mengenal bahan aktif ini.
Pemakaian dapat dimulai sekitar dua sampai tiga kali dalam seminggu, kemudian frekuensinya ditingkatkan secara bertahap apabila kulit sudah terbiasa.
Perhatikan reaksi kulit setelah penggunaan. Kulit yang terasa sedikit kering pada masa awal mungkin terjadi, tetapi rasa terbakar, kemerahan berat, atau iritasi yang mengganggu sebaiknya tidak diabaikan.
Apabila kulit belum dapat mentoleransi retinol, kurangi frekuensi pemakaian atau hentikan sementara sampai kondisinya kembali nyaman.
Retinol Dipakai Pagi atau Malam?
Retinol umumnya digunakan pada malam hari. Setelah menggunakan retinol pada malam sebelumnya, rutinitas pagi tetap perlu dilengkapi sunscreen.
Sunscreen dengan perlindungan yang memadai penting digunakan setiap pagi untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV. Penggunaan sunscreen juga tetap diperlukan meskipun retinol hanya dipakai pada malam hari.