- Perawatan sederhana seperti menggunakan pelembap secara rutin bisa membantu menyehatkan kuku.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan kandungan biotin alami sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan kuku.
- Hindari kebiasaan mengelupas kuteks secara paksa serta kurangi paparan bahan kimia untuk mencegah kerusakan kuku.
Suara.com - Kuku yang mudah patah, terbelah, atau mengelupas tentu bisa mengganggu penampilan. Selain membuat kuku sulit tumbuh panjang, kondisi ini terkadang juga menimbulkan rasa tidak nyaman ketika kuku tersangkut pada pakaian atau benda lainnya.
Kabar baiknya, ada beberapa tips agar kuku tidak mudah patah yang bisa dilakukan melalui perawatan sederhana sehari-hari.
Kondisi kuku mudah patah dapat dipicu oleh faktor nutrisi hingga kebiasaan sehari-hari.
Menurut Byrdie, kuku rapuh dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pola makan, paparan bahan kimia, kebiasaan merawat kuku, hingga kurangnya kelembapan.
Berikut beberapa cara untuk menjaga kuku tetap sehat dan kuat.
1. Jaga Kuku Tetap Lembap
Salah satu tips agar kuku tidak mudah patah yang paling sederhana adalah menjaga kelembapannya. Kuku dan kutikula yang terlalu kering cenderung lebih mudah rapuh.
Nail artist Sarah Thompson yang dikutip Byrdie mengatakan, "Hal terpenting yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kerusakan adalah menjaga tangan dan kuku Anda tetap lembap dengan baik."
Menurutnya, kuku yang terhidrasi dengan baik dapat lebih mudah menekuk dan fleksibel sehingga tidak gampang patah.
Gunakan hand cream, cuticle oil, atau cuticle cream secara rutin, terutama setelah mencuci tangan.
2. Perhatikan Asupan Makanan
Kesehatan kuku juga berkaitan dengan nutrisi yang dikonsumsi. Byrdie menyarankan pola makan seimbang dan mencukupi asupan biotin dari makanan.
Biotin merupakan salah satu vitamin B yang dapat ditemukan dalam telur, ayam, salmon, kacang-kacangan, biji-bijian, bayam, dan ubi.
Ahli diet Melissa Bailey menyarankan untuk mengutamakan sumber nutrisi dari makanan dibandingkan langsung mengandalkan suplemen.
"Saya selalu menyarankan untuk mendapatkan vitamin dan mineral secara alami dari pola makan Anda, karena tubuh menyerapnya lebih baik dari makanan dibandingkan bentuk suplemen," ungkap Melissa Bailey.
3. Gunakan Base Coat yang Menguatkan
Jika sering menggunakan kuteks, pertimbangkan base coat dengan formula penguat kuku. Base coat dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan pada kuku.
Namun, pilih produk yang memang diformulasikan untuk membantu memperkuat kuku, bukan sekadar membuat kuteks menempel lebih baik.
4. Jangan Mengelupas Kuteks atau Gel Polish
Kebiasaan mengorek atau mengelupas kuteks, terutama gel polish, dapat merusak lapisan permukaan kuku.
Jika menggunakan gel atau kuku dip, lepaskan dengan metode yang tepat. Menarik lapisan gel secara paksa dapat ikut mengangkat lapisan kuku alami dan membuatnya semakin rapuh.
5. Kurangi Paparan Bahan Kimia
Kontak berulang dengan deterjen, cairan pembersih, pemutih, atau bahan kimia tertentu dapat membuat kuku lebih rentan mengalami kerusakan. Paparan air dalam waktu lama juga sebaiknya diminimalkan.
Saat mencuci piring atau membersihkan rumah, gunakan sarung tangan untuk membantu melindungi tangan dan kuku.
6. Pilih Nail Polish Remover Tanpa Aseton
Aseton memang efektif menghapus kuteks, tetapi penggunaannya dapat membuat kuku menjadi lebih kering. Jika memungkinkan, gunakan nail polish remover tanpa aseton untuk perawatan kuku sehari-hari.
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk tanpa aseton tidak dapat digunakan untuk melepaskan beberapa jenis gel atau kuku dip.
7. Biarkan Kuku Istirahat
Acrylic nails dan perawatan kuku buatan tertentu dapat memberikan tekanan tambahan pada kuku alami. Byrdie mengutip American Academy of Dermatology Association yang menyebut proses pemasangan acrylic dapat menyebabkan kerusakan pada kuku alami akibat pengikisan permukaan, bahan kimia, dan proses pelepasannya.
Karena itu, jika kuku mulai tipis dan mudah patah, berikan waktu untuk beristirahat sambil rutin menggunakan pelembap atau cuticle oil.
Menjaga kuku agar tidak mudah patah tidak harus selalu dilakukan dengan produk mahal. Mulailah dari kebiasaan sederhana seperti menjaga kelembapan kuku, memenuhi kebutuhan nutrisi, menggunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah, serta menghindari kebiasaan mengelupas kuteks.
Jika kuku terus-menerus rapuh, berubah warna, atau mengalami perubahan yang tidak biasa meski sudah dirawat, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.