- Night cream pada dasarnya merupakan pelembap kaya nutrisi intensif untuk malam hari.
- Pemilik kulit normal hingga berminyak cukup menggunakan salah satu produk agar pori-pori tidak tersumbat.
- Pemilik kulit sangat kering atau pengguna bahan aktif kuat dapat melapis moisturizer sebelum night cream.
Suara.com - Bagi para pencinta skincare, membingungkan rasanya melihat tumpukan produk di meja rias. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul sebelum tidur adalah, "Kalau sudah pakai night cream, apakah masih perlu menimpa wajah dengan moisturizer?"
Pertanyaan ini sangat wajar karena keduanya sama-sama bertekstur krim dan memberikan efek melembapkan.
Namun, agar kamu tidak bingung dan terhindar dari pemakaian produk yang sia-sia, yuk pahami fungsi keduanya secara mendalam!
Memahami Perbedaan Night Cream dan Moisturizer
Meski tampak serupa, moisturizer dan night cream memiliki tugas utama yang berbeda pada kulit:
1. Moisturizer
Berfungsi utama untuk menghidrasi kulit dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Kandungan utamanya biasanya terdiri dari humectant (seperti hyaluronic acid atau glycerin) dan emollient yang mengikat air agar kulit tetap lembap sepanjang hari.
2. Night Cream
Diformulasikan khusus untuk mendukung proses regenerasi sel kulit yang terjadi secara alami saat kita tidur. Night cream umumnya kaya akan bahan aktif konsentrasi tinggi, seperti retinol, peptide, niacinamide, hingga antioksidan, serta memiliki tekstur yang lebih pekat (occlusive) untuk mengunci nutrisi.
Jadi, Apakah Harus Pakai Keduanya Sekaligus?
Jawabannya: Sangat tergantung pada jenis kulit dan formula produk yang kamu gunakan.
Menurut penjelasan medis di laman American Academy of Dermatology (AAD) dan ulasan spesialis dermatologi, night cream pada dasarnya adalah pelembap yang diperkaya dengan nutrisi intensif. Karena itu, kamu tidak selalu harus melapis keduanya setiap malam.
Berikut panduan mudah sesuai kondisi kulitmu.
1. Kulit Normal hingga Berminyak: Cukup Salah Satu
Jika kamu memiliki jenis kulit berminyak atau kombinasi, menggunakan moisturizer lalu menimpanya lagi dengan night cream yang tebal justru berisiko menyumbat pori-pori (comedogenic).
Night cream dengan formula yang sudah melembapkan saja sudah cukup untuk mengunci hidrasi hingga pagi hari.
2. Kulit Sangat Kering atau Mature Skin: Boleh Dilapis (Layering)
Untuk pemilik kulit ekstra kering, iritasi, atau fokus mencegah penuaan dini, kamu bisa menerapkan teknik sandwich atau layering.
Aplikasikan moisturizer berbahan dasar air (hydrating) terlebih dahulu untuk memberikan kadar air pada kulit, lalu kunci dengan night cream berbasis oil di atasnya.
3. Saat Menggunakan Bahan Aktif Kuat (Seperti Retinol)
Jika night cream milikmu mengandung bahan aktif dosis tinggi yang berisiko memicu efek samping seperti kering atau kemerahan, mengaplikasikan moisturizer berbasis ceramide sebelum night cream dapat membantu menenangkan dan menjaga skin barrier agar tidak iritasi.
Urutan Pemakaian yang Tepat di Malam Hari
Jika kamu memutuskan untuk menggunakan keduanya, pastikan tidak tertukar dalam urutan aplikasinya. Aturan emas dalam skincare adalah memakai produk dari yang terringan hingga yang paling tebal:
- Pembersih wajah (Double cleansing)
- Toner & Serum
- Moisturizer (Tekstur lebih ringan/hidrasi dasar)
- Night Cream (Tekstur lebih tebal/mengunci nutrisi)
Kesimpulannya, kamu tidak wajib memakai moisturizer jika night cream yang kamu gunakan sudah memberikan kelembapan yang cukup.
Dengarkan kebutuhan kulitmu, jika kulit terasa kenyal dan tidak berumpuk, artinya rutinitas malammu sudah tepat. Namun jika kulit masih terasa ditarik atau bersisik, menambahkan moisturizer sebelum night cream bisa jadi solusi terbaik.