-
Rakit sepeda kalcer butuh biaya fleksibel dan terjangkau.
-
Vlogger Anton bagikan rincian total dana untuk merakit sepeda sekitar Rp2,8 juta.
-
Semakin banyak komponen yang diganti, semakin besar biayanya.
Suara.com - Tren merakit sepeda kalcer kini semakin diminati para goweser yang ingin memiliki tunggangan dengan tampilan unik dan berbeda.
Bukan sekadar alat transportasi, sepeda kalcer juga menjadi bagian dari gaya hidup karena mampu memadukan fungsi, estetika, serta karakter personal pemiliknya.
Istilah sepeda kalcer umumnya merujuk pada sepeda lawas yang dipertahankan atau dimodifikasi dengan sentuhan retro. Jenis sepeda yang dapat dijadikan bahan rakitan pun cukup beragam, mulai dari mountain bike (MTB) klasik, gravel, sepeda ontel, hingga city bike lawas.
Sepeda kalcer banyak digunakan untuk berkeliling kota, nongkrong, maupun menunjang mobilitas harian. Bagi sebagian penghobi, merakit sendiri justru memberikan kepuasan tersendiri karena setiap komponen dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan.
![Ilustrasi sepeda kalcer. [Unsplash/Christopher Barbalis]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/08/12387-ilustrasi-sepeda-kalcer.jpg)
Kemudahan mendapatkan berbagai komponen sepeda, baik melalui toko offline maupun marketplace, juga membuat proses restorasi dan modifikasi semakin mudah dilakukan.
Namun, satu pertanyaan yang kerap muncul adalah, berapa biaya yang perlu disiapkan untuk merakit sepeda kalcer?
Kisaran Biaya Rakit Sepeda Kalcer
Tidak ada patokan biaya yang benar-benar tetap untuk merakit sepeda kalcer. Umumnya mulai Rp1 juta hingga puluhan juta.
Besarnya anggaran bergantung pada konsep sepeda, kondisi rangka, serta kualitas dan merek komponen yang digunakan.
Semakin banyak bagian yang diganti dan semakin tinggi kualitas komponen yang dipilih, tentu biaya yang dibutuhkan akan semakin besar.
Sebagai gambaran, vlogger Anton Kharisma sempat membagikan pengalaman merakit sepeda kalcer bernuansa klasik menggunakan sepeda Polygon lawas lewat kanal YouTube pribadinya.
![Ilustrasi sepeda kalcer. [Pixabay/Yorgunum]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/08/77079-ilustrasi-sepeda-kalcer.jpg)
Dalam prosesnya, sebagian komponen dibeli langsung dan sebagian lainnya dibuat secara custom. Untuk mendapatkan sepeda sesuai konsep yang diinginkan, Anton mengeluarkan dana sekitar Rp2,8 juta.
Berikut rincian biaya rakitan tersebut:
Stang custom: Rp125.000
Stem Uno: Rp150.000
Handgrip: Rp40.000
Handle rem Dia-Compe (KW): Rp55.000
Rem depan-belakang: Rp100.000
Kabel rem Jagwire: Rp40.000
Pelindung stang Padracks: Rp60.000
Hiasan rangka Padracks: Rp50.000
Set velg depan-belakang, termasuk jari-jari dan tromol: Rp300.000
Ban Maxxis Crossmark II: Rp600.000 (depan belakang)
Crank Shimano: Rp260.000
Pedal: Rp120.000
Seatpost: Rp120.000
Saddle United Track: Rp45.000
Gear set custom: Rp450.000
Cat: Rp205.000
Perintilan, jasa rakit, komstir, dan stiker: Rp131.000
Total biaya: Rp2.805.000.
Tips Hemat Biaya
Menurut Anton, salah satu cara menekan biaya rakitan adalah cermat memilih komponen, terutama ban. Pasalnya, tersedia banyak pilihan ban dengan harga yang lebih terjangkau tanpa harus mengorbankan konsep tampilan sepeda.
Dengan demikian, biaya merakit sepeda kalcer sangat fleksibel. Penggemar sepeda dapat menyesuaikan komponen dengan anggaran, kebutuhan penggunaan, dan gaya yang ingin ditampilkan.
Artinya, sepeda kalcer tidak harus mahal; kreativitas dalam memilih serta memadukan komponen justru menjadi bagian menarik dari proses merakitnya.