- Bedak tabur diaplikasikan terlebih dahulu untuk mengunci foundation dan mengurangi kilap minyak berlebih pada wajah.
- Bedak padat dapat ditambahkan secara opsional setelah bedak tabur untuk memberikan tambahan coverage dan merapikan riasan.
- Urutan pemakaian kedua jenis bedak tersebut harus disesuaikan dengan kondisi kulit serta hasil akhir yang diinginkan.
Suara.com - Banyak orang masih bingung menentukan urutan pemakaian bedak tabur dan bedak padat saat merias wajah. Lantas, menurut makeup artist (MUA), bedak tabur dulu atau bedak padat agar makeup lebih halus dan tahan lama?
Secara umum, bedak tabur atau loose powder digunakan lebih dulu untuk membantu mengunci foundation dan concealer. Setelah itu, bedak padat atau pressed powder dapat diaplikasikan jika membutuhkan tambahan coverage atau ingin merapikan riasan.
Namun, penggunaan kedua jenis bedak tersebut tidak selalu wajib. Urutannya perlu disesuaikan dengan jenis produk, kondisi kulit, dan hasil makeup yang diinginkan.
Urutan Bedak Tabur dan Bedak Padat yang Benar
Agar hasil makeup tidak terlihat terlalu tebal, berikut urutan pemakaian bedak tabur dan bedak padat yang bisa dijadikan panduan.
1. Gunakan Bedak Tabur Terlebih Dahulu

Bedak tabur biasanya memiliki tekstur lebih ringan dan mudah diratakan menggunakan kuas atau puff. Produk ini dapat membantu mengurangi kilap akibat minyak berlebih sekaligus mengunci complexion, terutama setelah memakai foundation atau concealer.
Aplikasikan bedak tabur tipis-tipis pada wajah. Fokuskan pada area yang mudah berminyak, seperti dahi, hidung, dan dagu, jika area tersebut memang membutuhkan pengendalian minyak.
Untuk hasil yang lebih natural, gunakan kuas bedak berukuran besar. Sementara itu, puff dapat dipilih jika ingin mendapatkan aplikasi yang lebih terarah, terutama pada area bawah mata atau sisi hidung.
Hindari mengaplikasikan bedak terlalu banyak karena dapat membuat makeup terlihat kering, berat, atau menonjolkan tekstur kulit.
2. Tambahkan Bedak Padat Jika Dibutuhkan

Setelah bedak tabur, bedak padat bisa digunakan untuk merapikan riasan atau menambah daya tutup. Langkah ini cocok bagi orang yang ingin menyamarkan ketidaksempurnaan kulit tanpa harus menambahkan foundation kembali.
Gunakan spons atau puff dengan cara menepuk produk secara perlahan. Hindari menggosok wajah terlalu keras agar lapisan makeup di bawahnya tidak bergeser.
Pilih bedak padat dengan tingkat coverage sesuai kebutuhan. Bedak padat transparan atau berdaya tutup ringan cocok untuk merapikan makeup, sedangkan produk dengan coverage lebih tinggi dapat membantu meratakan warna kulit.
Meski demikian, penggunaan bedak padat setelah bedak tabur bersifat opsional. Jika complexion sudah terlihat rapi, kamu tidak perlu menambahkan lapisan bedak lagi.
Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu untuk Setiap Jenis Kulit?
Urutan pemakaian bedak juga sebaiknya mempertimbangkan kondisi kulit. Berikut panduannya.
Kulit Berminyak
Pemilik kulit berminyak dapat menggunakan bedak tabur terlebih dahulu untuk membantu mengurangi kilap dan mengunci foundation. Bedak padat bisa ditambahkan pada area yang membutuhkan coverage ekstra.
Agar hasilnya tidak cakey, aplikasikan bedak secara bertahap. Kamu juga bisa menggunakan kertas minyak sebelum melakukan touch-up jika wajah mulai mengilap.
Kulit Kering
Untuk kulit kering, penggunaan bedak sebaiknya lebih minimal. Setelah memakai pelembap dan complexion, aplikasikan bedak tabur tipis hanya pada area yang perlu dikunci.
Bedak padat tidak harus digunakan setelahnya, terutama jika produk tersebut memiliki hasil akhir matte yang dapat membuat kulit terlihat semakin kering.
Pastikan kulit mendapatkan pelembap yang cukup sebelum makeup agar bedak tidak mudah menonjolkan area kulit yang mengelupas.
Kulit Kombinasi
Kulit kombinasi umumnya memiliki area T-zone yang lebih berminyak, sementara pipi cenderung normal atau kering.
Karena itu, bedak tabur dapat diaplikasikan pada dahi, hidung, dan dagu. Pada bagian pipi, gunakan bedak seperlunya agar hasil makeup tetap terlihat alami.
Bedak padat dapat dibawa untuk touch-up pada area yang membutuhkan perbaikan sepanjang hari.
Apakah Boleh Langsung Memakai Bedak Padat Tanpa Bedak Tabur?
Boleh. Bedak padat dapat digunakan tanpa bedak tabur, terutama jika kamu menginginkan makeup praktis untuk aktivitas sehari-hari.
Setelah menggunakan skincare dan sunscreen, tunggu hingga produk meresap dan permukaan kulit tidak terlalu basah atau licin. Selanjutnya, gunakan foundation atau cushion jika diperlukan, lalu aplikasikan bedak padat sesuai kebutuhan.
Namun, perhatikan jenis bedak padat yang digunakan. Bedak padat biasa umumnya berfungsi untuk merapikan riasan dan memberikan coverage ringan hingga sedang, tergantung formulanya. Sementara itu, bedak two-way cake menggabungkan fungsi bedak dan foundation sehingga daya tutupnya bisa lebih tinggi.
Jika memakai two-way cake, kamu tidak selalu membutuhkan bedak tabur sebelumnya. Terlalu banyak lapisan produk dapat membuat hasil akhir tampak berat.
Tips agar Bedak Tidak Cakey dan Makeup Lebih Tahan Lama
Selain urutan pemakaian, teknik aplikasi juga memengaruhi hasil akhir makeup. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
- Gunakan bedak secukupnya. Aplikasikan sedikit demi sedikit agar lapisan complexion tidak terlalu tebal.
- Pilih alat sesuai kebutuhan. Kuas cocok untuk hasil ringan, sedangkan puff membantu aplikasi yang lebih terarah.
- Sesuaikan dengan jenis kulit. Kulit berminyak biasanya membutuhkan penguncian lebih pada area T-zone, sementara kulit kering cenderung memerlukan bedak lebih sedikit.
- Hindari menggosok wajah. Tepuk bedak secara perlahan agar foundation atau cushion tidak bergeser.
- Lakukan touch-up seperlunya. Bersihkan minyak berlebih terlebih dahulu sebelum menambahkan bedak agar lapisannya tidak menumpuk.
Perlu diingat, ketahanan makeup tidak hanya ditentukan oleh urutan bedak. Formula foundation, kondisi kulit, persiapan skincare, cuaca, dan aktivitas juga berpengaruh terhadap hasil akhirnya.