- Sabun Kojie San asli dan palsu bisa memiliki tampilan yang sekilas mirip.
- Perbedaan detail pada kemasan dan label perlu dicermati sebelum membeli.
- Kenali ciri-cirinya agar tidak keliru memilih produk.
Suara.com - Sabun Kojie San cukup dikenal di kalangan pengguna produk perawatan kulit, terutama karena kandungan kojic acid di dalamnya.
Produknya bisa ditemukan di berbagai toko kosmetik maupun marketplace dengan penawaran harga yang beragam.
Namun, saat membeli sabun Kojie San, pembeli bisa saja dihadapkan pada produk dengan tampilan yang sekilas serupa. Perbedaan kemasan, informasi pada label, hingga penawaran dari penjual terkadang membuat calon pembeli ragu menentukan pilihan.
Kondisi tersebut membuat keaslian produk perlu diperhatikan sebelum membeli. Ada sejumlah ciri yang bisa dicermati untuk mengenali perbedaan sabun Kojie San asli dan palsu. Berikut informasinya.
Kojie San merupakan brand perawatan kulit asal Filipina yang dikenal dengan produk sabun berbahan kojic acid, yang digunakan dalam perawatan kulit untuk membantu menyamarkan tampilan noda gelap.

1. Periksa Kualitas Kemasan dan Tulisan pada Label
Salah satu cara membedakan sabun Kojie San asli dan palsu adalah memeriksa detail kemasannya.
Produk asli memiliki tampilan kemasan yang rapi, sedangkan produk tiruan dapat menunjukkan perbedaan pada kualitas cetakan, warna, atau penulisan informasi.
Situs resmi Kojie San turut mengingatkan pembeli untuk memperhatikan kesalahan ejaan dan tata bahasa pada label.
Tulisan yang tidak konsisten atau informasi produk yang terlihat janggal bisa menjadi tanda yang perlu diwaspadai.
Meski begitu, kemasan yang terlihat rapi tidak otomatis menjamin keaslian produk. Periksa juga informasi produsen atau importir, komposisi, serta keterangan lain yang tercantum pada kemasan.
2. Cek Nomor BPOM Sabun Kojie San
Nomor izin edar merupakan salah satu hal penting yang perlu diperiksa ketika membeli sabun Kojie San di Indonesia. Nomor tersebut bisa dicocokkan melalui situs resmi Cek BPOM atau aplikasi BPOM Mobile.
Untuk produk Kojie San Kojic Acid Soap ukuran 3 gram, 10 gram, 20 gram, 45 gram, 65 gram, dan 135 gram, situs Kojie San Indonesia mencantumkan nomor BPOM NA40130500482.
Sementara itu, produk Kojie San Dream White ukuran 3 gram, 10 gram, dan 65 gram tercantum dengan nomor NA40130500452.
Berikut langkah memeriksanya.
- Buka situs resmi Cek BPOM
- Masukkan nomor izin edar atau nama produk pada kolom pencarian.
- Periksa apakah nama produk, merek, ukuran kemasan, dan informasi perusahaan sesuai dengan barang yang dibeli.
- Jika data tidak ditemukan atau tidak cocok, tunda penggunaan produk dan konfirmasikan kepada penjual atau BPOM.
Perlu diingat, nomor BPOM yang tercetak pada kemasan saja belum cukup untuk memastikan keaslian sabun. Informasi tersebut perlu dicocokkan dengan data resmi agar tidak hanya mengandalkan tulisan yang tertera pada produk.
3. Perhatikan Kode Produksi dan Tanggal Kedaluwarsa
Sabun Kojie San asli seharusnya memiliki informasi kode produksi atau batch number serta tanggal kedaluwarsa yang dapat diperiksa.
Menurut situs resmi Kojie San, produk tiruan dapat memiliki kode produksi atau tanggal kedaluwarsa yang tidak dicantumkan maupun dicetak secara tidak wajar.
Pastikan pula tanggal kedaluwarsa belum terlewati. Jika ada keraguan mengenai kode produksi, pembeli dapat meminta konfirmasi kepada penjual atau distributor resmi sebelum menggunakan sabun.
4. Amati Bentuk, Tekstur, dan Aroma Sabun
Kualitas fisik sabun juga bisa menjadi bahan pemeriksaan.
Situs resmi Kojie San menjelaskan bahwa produk aslinya memiliki hasil akhir yang relatif seragam, sedangkan produk tiruan dapat menunjukkan kualitas bentuk atau permukaan yang tidak konsisten.
Aroma yang berbeda dari produk yang biasa digunakan juga patut diperhatikan.
Namun, perbedaan warna, tekstur, atau aroma tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa sabun tersebut palsu. Kondisi penyimpanan, paparan udara, dan lama penyimpanan dapat memengaruhi kondisi produk.
Apabila sabun mengeluarkan aroma yang tidak biasa, berubah secara mencolok, atau memiliki kondisi fisik yang mencurigakan, sebaiknya hentikan pemakaian sampai keasliannya dapat dikonfirmasi.
5. Jangan Tergiur Harga yang Terlalu Murah
Harga juga bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika membeli sabun Kojie San.
Harga yang jauh di bawah harga penjual tepercaya patut diperiksa lebih lanjut, terlebih jika disertai foto produk yang tidak jelas atau informasi penjual yang minim.
Sebelum membeli, bandingkan harga dari beberapa toko dan periksa ulasan pembeli, reputasi toko, serta kejelasan informasi produk.
Perhatikan pula apakah foto yang digunakan memperlihatkan barang sebenarnya atau hanya gambar katalog.
Untuk mengurangi risiko mendapatkan produk tiruan, pembeli dapat mengutamakan toko resmi Kojie San Indonesia di marketplace.
Situs resminya menyebut akun penjualan di Shopee, Tokopedia, dan Lazada berada di bawah naungan PT UICCP Indonesia.
6. Beli dari Penjual Tepercaya dan Terapkan Cek KLIK
BPOM menganjurkan masyarakat menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeli kosmetik. Prinsip ini mencakup pemeriksaan kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.
Berikut ringkasan yang bisa digunakan saat membeli sabun Kojie San.
- Kemasan: Pastikan tidak rusak dan tidak menunjukkan kejanggalan.
- Label: Periksa nama produk, komposisi, serta informasi produsen atau importir.
- Izin edar: Cocokkan nomor BPOM dengan data resmi.
- Kedaluwarsa: Pastikan tanggalnya jelas dan produk belum melewati batas penggunaan.
Jika menemukan produk yang diduga palsu atau tidak memenuhi ketentuan, pembeli dapat meminta klarifikasi kepada penjual dan melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi BPOM.