- Air fryer diandalkan untuk memasak makanan tanpa menggunakan banyak minyak.
- Alat ini jadi favorit masyarakat modern dan alternatif penggorengan.
- Keunggulan ari fryer salah satunya hasil masakan lebi sehat, renyah dan merata.
Suara.com - Air fryer jadi peralatan dapur favorit karena memungkinkan pengguna memasak makanan dengan sedikit minyak.
Mulai dari ayam, kentang, nuget, tahu, tempe, hingga aneka camilan, semuanya bisa diolah secara praktis tanpa harus menggunakan banyak minyak seperti metode menggoreng konvensional.
Selain praktis, memasak menggunakan air fryer juga dapat membantu mengurangi konsumsi lemak dari minyak tambahan.
Namun penggunaan alat ini pun perlu diperhatikan karena membutuhkan daya listrik untuk mengoperasikan elemen pemanas dan kipas.
Lantas, bagaimana cara kerja air fryer, apa saja kelebihannya, dan bagaimana tips memasak agar makanan matang merata serta tetap renyah? Simak panduan berikut.
Cara Kerja Air Fryer

Mengutip laman Midea, air fryer bekerja dengan memanfaatkan elemen pemanas dan kipas untuk mengalirkan udara panas dengan cepat di sekitar makanan.
Sirkulasi udara tersebut membantu mematangkan permukaan makanan hingga menghasilkan tekstur kecokelatan dan renyah.
Berbeda dengan penggorengan biasa yang merendam makanan dalam minyak panas, air fryer menggunakan sedikit minyak atau bahkan tanpa tambahan minyak untuk sejumlah jenis makanan.
Meski demikian, beberapa bahan tetap membutuhkan sedikit minyak agar teksturnya lebih renyah dan tidak kering.
Kelebihan Memasak Menggunakan Air Fryer
Air fryer menawarkan sejumlah keunggulan untuk kebutuhan memasak sehari-hari, di antaranya:
- Lebih praktis: Pengguna cukup mengatur suhu dan waktu tanpa perlu menyiapkan wajan berisi minyak.
- Mengurangi penggunaan minyak: Cocok bagi orang yang ingin membatasi konsumsi minyak tambahan atau yang sedang diet.
- Makanan tetap renyah: Sirkulasi udara panas membantu menghasilkan permukaan kecokelatan pada bahan tertentu.
- Pilihan menu beragam: Bisa digunakan untuk mengolah ayam, ikan, tahu, tempe, kentang, dan sayuran.
- Dapur lebih rapi: Memasak tidak membutuhkan banyak minyak goreng sehingga mengurangi cipratan minyak
- Tersedia berbagai kapasitas: Pengguna dapat memilih ukuran sesuai kebutuhan rumah tangga.
- Mengurangi limbah minyak bekas: Penggunaan minyak yang lebih sedikit dapat membantu mengurangi minyak bekas penggorengan.

7 Tips Memasak dengan Air Fryer yang Tepat
1. Panaskan Air Fryer Sebelum Digunakan
Jika petunjuk penggunaan perangkat menyarankannya, panaskan air fryer selama beberapa menit sebelum memasukkan bahan makanan. Langkah ini membantu proses memasak berlangsung lebih konsisten sejak awal.
2. Jangan Menumpuk Makanan
Susun bahan makanan dalam satu lapisan agar udara panas dapat bersirkulasi dengan baik. Jika keranjang terlalu penuh, sebagian makanan berisiko matang tidak merata dan kurang renyah.
3. Masak dalam Beberapa Tahap
Apabila ingin memasak dalam jumlah banyak, bagi bahan menjadi dua atau tiga tahap sesuai kapasitas keranjang. Cara ini membantu menjaga sirkulasi udara sekaligus menghasilkan kematangan yang lebih merata.
4. Balik Makanan saat Memasak
Balik atau goyangkan keranjang di tengah proses memasak jika diperlukan. Teknik ini membantu permukaan makanan matang lebih merata, terutama untuk kentang goreng, potongan ayam, dan sayuran.
5. Atur Suhu dan Waktu dengan Tepat
Setiap bahan membutuhkan suhu dan durasi berbeda. Periksa kematangan secara berkala dan ikuti petunjuk resep agar makanan tidak terlalu kering atau gosong.
6. Gunakan Aksesori yang Sesuai
Rak tambahan dan cetakan silikon khusus air fryer dapat membantu membuat variasi menu. Pastikan aksesori tahan terhadap suhu tinggi dan tidak menghalangi aliran udara di dalam perangkat.
7. Bersihkan Setelah Digunakan
Setelah perangkat dingin, bersihkan keranjang dan baki dari sisa makanan serta minyak. Perawatan rutin membantu menjaga kebersihan, kinerja, dan usia pakai air fryer.
Dengan penggunaan yang tepat, air fryer dapat menjadi pilihan praktis untuk menyiapkan makanan sehari-hari secara lebih hemat minyak dan listrik.