- Kulit dehidrasi tapi berminyak adalah kondisi kurang air dengan produksi minyak berlebih, dipicu produk tidak tepat, matahari, atau cuci muka berlebihan.
- Ciri-cirinya meliputi wajah mengilap tapi kencang, permukaan kasar, makeup mudah pecah, garis halus sementara, terasa perih, dan kusam.
- Gunakan pembersih lembut, pelembap berhumektan, tabir surya, dan kurangi eksfoliasi.
Suara.com - Kulit wajah dehidrasi tapi berminyak merupakan kondisi ketika kulit kekurangan air, tetapi tetap menghasilkan minyak berlebih.
Kondisi ini sering membuat seseorang bingung karena wajah terlihat mengilap, tetapi terasa kering atau tidak nyaman.
Berbeda dengan kulit kering yang berkaitan dengan kurangnya minyak, dehidrasi dapat dialami oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit berminyak.
Penggunaan produk perawatan yang kurang tepat, paparan sinar matahari, hingga kebiasaan mencuci wajah berlebihan dapat memperburuk kondisi tersebut.
Jika tidak ditangani dengan tepat, kulit bisa terasa semakin sensitif dan riasan lebih mudah terlihat pecah.
Berikut ini ciri-ciri kulit wajah dehidrasi tapi berminyak yang perlu kamu kenali dan cara merawatnya.
1. Wajah Terlihat Mengilap, tetapi Terasa Kencang
Salah satu ciri paling umum adalah wajah tampak berminyak, terutama di area dahi, hidung, dan dagu, tetapi terasa tertarik atau kencang. Kondisi ini bisa semakin terasa setelah mencuci muka.
Kulit menghasilkan minyak, tetapi kadar airnya tidak cukup untuk menjaga kenyamanan dan kelembapan.
2. Kulit Terasa Kasar dan Kurang Halus
Kulit yang kekurangan air dapat terasa kurang kenyal saat disentuh.
Permukaannya juga mungkin terlihat kasar atau teksturnya lebih menonjol daripada biasanya. Meski minyak masih muncul, kondisi tersebut tidak selalu menandakan kulit terhidrasi dengan baik.
3. Makeup Mudah Pecah atau Tidak Menempel
Foundation dan bedak bisa terlihat menggumpal pada bagian tertentu, terutama di sekitar hidung dan mulut.
Kulit yang kekurangan air membuat permukaannya tampak kurang halus sehingga riasan tidak merata.
Pada saat yang sama, minyak berlebih dapat membuat makeup lebih cepat bergeser.
4. Muncul Garis Halus Sementara
Dehidrasi dapat membuat garis-garis halus terlihat lebih jelas, terutama di sekitar mata dan dahi.
Garis tersebut terkadang tampak berkurang ketika kondisi hidrasi kulit membaik. Namun, garis halus juga bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti usia dan paparan sinar matahari.
5. Kulit Terasa Perih atau Lebih Sensitif
Ketika kondisi kulit terganggu, beberapa produk perawatan yang biasanya nyaman digunakan bisa terasa menyengat.
Kulit juga mungkin lebih mudah mengalami kemerahan atau rasa tidak nyaman. Jika keluhan terus berlanjut, hentikan sementara produk yang memicu iritasi.
6. Kulit Terlihat Kusam
Kulit yang kekurangan air dapat terlihat kurang segar dan tidak bercahaya.
Walaupun permukaannya berminyak, wajah tetap bisa tampak kusam karena tekstur kulit tidak terlihat merata.
Kondisi ini juga dapat dipengaruhi oleh kurang tidur dan penumpukan sel kulit mati.
7. Minyak Cepat Muncul setelah Cuci Muka
Wajah yang kembali mengilap tidak lama setelah dibersihkan bisa menjadi salah satu tanda kulit berminyak.
Jika disertai rasa kencang atau tidak nyaman, kondisi ini mungkin menunjukkan kulit mengalami dehidrasi.
Namun, produksi minyak berlebih saja tidak cukup untuk memastikan bahwa kulit kekurangan air.
Cara Merawat Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak
Untuk membantu mengatasi kondisi ini, gunakan pembersih wajah yang lembut dan hindari mencuci muka secara berlebihan.
Pilih pelembap ringan dengan kandungan humektan, seperti gliserin atau hyaluronic acid, untuk membantu menjaga kadar air kulit.
Tetap gunakan sunscreen pada pagi dan siang hari serta kurangi pemakaian produk eksfoliasi jika kulit terasa perih.
Jika keluhan menetap, memburuk, atau disertai iritasi, konsultasikan dengan dokter kulit agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.