- Puff bedak yang jarang dibersihkan dapat menumpuk kotoran serta bakteri pemicu iritasi dan jerawat.
- Pencucian puff harus dilakukan secara rutin menggunakan air suam-suam kuku dan sabun lembut yang sesuai.
- Puff yang sudah bersih perlu dikeringkan secara sempurna sebelum disimpan dalam wadah khusus yang kering.
Suara.com - Puff bedak yang digunakan setiap hari bisa menjadi tempat menumpuknya minyak, keringat, sisa makeup, dan kotoran dari kulit wajah.
Apabila jarang dibersihkan, puff berpotensi menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme, termasuk bakteri.
Kondisi ini dapat memengaruhi kebersihan alat makeup dan berisiko memicu iritasi atau memperburuk jerawat pada sebagian orang.
Oleh karena itu, mencuci puff bedak secara rutin menjadi bagian penting dari perawatan kecantikan.
Namun, proses pencuciannya perlu dilakukan dengan benar agar kotoran terangkat tanpa merusak tekstur puff.
Berikut langkah mencuci puff bedak agar bebas bakteri dan tidak membuat wajah iritasi dan memicu jerawat.
1. Basahi Puff dengan Air Suam-suam Kuku
Basahi puff menggunakan air suam-suam kuku untuk membantu melonggarkan sisa bedak dan minyak yang menempel.
Hindari air yang terlalu panas karena dapat merusak bahan puff, terutama jika terbuat dari spons atau busa sintetis.
2. Gunakan Sabun yang Lembut
Tuangkan sedikit sabun lembut atau pembersih khusus alat makeup ke permukaan puff. Kamu juga bisa menggunakan sabun cair yang tidak terlalu keras agar bahan puff tetap terjaga.
Hindari pembersih dengan kandungan yang berpotensi meninggalkan residu pada alat makeup.
3. Pijat dan Tekan Puff secara Perlahan
Tekan puff berulang kali menggunakan jari agar sabun masuk ke bagian dalam dan membantu mengangkat kotoran.
Jangan menggosok, memelintir, atau menarik puff terlalu keras karena dapat merusak bentuk dan teksturnya. Ulangi proses ini sampai noda makeup mulai terangkat.
4. Bilas hingga Tidak Ada Sisa Sabun
Bilas puff menggunakan air bersih sambil menekannya perlahan. Lakukan beberapa kali sampai air bilasan terlihat jernih dan tidak ada busa yang tersisa.
Sisa sabun yang tertinggal dapat mengganggu kenyamanan kulit ketika puff digunakan kembali.
5. Keringkan dengan Handuk Bersih
Tekan puff secara perlahan menggunakan handuk bersih untuk menyerap kelebihan air. Hindari memerasnya dengan gerakan memutar karena bisa merusak struktur bahan.
Setelah itu, letakkan puff di tempat bersih dengan sirkulasi udara yang baik hingga benar-benar kering.
6. Simpan Puff dalam Kondisi Kering
Setelah kering sepenuhnya, simpan puff di wadah yang bersih dan kering.
Jangan langsung memasukkannya ke dalam kotak bedak ketika masih lembap karena kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme.
Pastikan tempat penyimpanannya tidak terkena debu dan kelembapan berlebih.
Jika puff digunakan setiap hari, usahakan mencucinya setidaknya seminggu sekali, atau lebih sering jika mudah kotor.
Ganti puff apabila sudah rusak, berbau, atau sulit dibersihkan. Perlu diingat, mencuci puff membantu mengurangi kotoran dan mikroorganisme, tetapi tidak menjamin alat tersebut sepenuhnya bebas bakteri.