LINIMASA - Sebuah klaim tentang eksekusi mati terhadap Ferdy Sambo setelah Iduladha dengan proses yang berjalan lancar telah menyebar secara luas.
Namun, berdasarkan pemeriksaan fakta yang dilakukan, klaim tersebut ternyata adalah berita palsu yang tidak memiliki dasar yang kuat.
Kabar ini mulai menyebar melalui unggahan di kanal YouTube Lintas Informasi, yang mengunggah video berjudul "2 HARI SETELAH IDUL ADHA AKHIRNYA FERDY SAMBO DIEKSEKUSI MATI PROSES BERJALAN DENGAN LANCAR?".
Thumbnail video tersebut menampilkan potret Ferdy Sambo dalam lingkaran dengan tubuh terkapar di sekitarnya yang dikelilingi oleh aparat polisi. Video ini telah ditonton lebih dari 3.700 kali.
Namun, setelah melihat video tersebut, terungkap bahwa narator hanya membahas tentang rencana eksekusi mati yang akan dilakukan oleh Ferdy Sambo di masa depan.
Tidak ada bukti valid atau penjelasan yang akurat mengenai eksekusi mati yang dilakukan setelah Iduladha.
Video ini juga mencantumkan informasi tentang jasa-jasa Ferdy Sambo saat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Faktanya, Ferdy Sambo masih mengajukan Kasasi di Mahkamah Agung, dan belum ada tanggal resmi pemberlakukan eksekusi.
Foto yang digunakan dalam thumbnail video tersebut ternyata hasil editan yang tidak ada hubungannya dengan kasus Ferdy Sambo.
Baca Juga: 7 Tanda Wanita Terangsang, Perhatikan Bagian Tubuh Ini
Dalam era informasi yang begitu cepat dan luasnya penyebaran berita di media sosial, penting bagi kita untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum mempercayainya atau menyebarkannya lebih lanjut.
Klaim palsu seperti ini dapat menyebabkan kepanikan dan kebingungan di masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjadi konsumen berita yang cerdas dan bertanggung jawab.
Kesimpulan
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klaim tentang eksekusi mati Ferdy Sambo usai Iduladha dengan proses yang berjalan lancar adalah berita palsu atau termasuk HOAX.