Seperti yang diketahui, finansial Jessica Iskandar sedang terpuruk setelah menjadi terduga korban dalam kasus penipuan yang membuatnya rugi hampir Rp10 miliar.
Wanita berusia 34 tahun ini pun berusaha menutupi hutang-hutangnya dengan berbagai cara. Dari menerima pekerjaan di tempat yang jauh hingga menjual beberapa aset.
Presenter yang akrab disapa Jedar ini sempat menjual salah satu tas Chanel koleksinya di Instagram. Namun nampaknya tas dari merek ternama tersebut belum laku karena fotonya masih ada.
Sempat ada desas-desus Ivan Gunawan akan membeli tas tersebut. Namun, hal itu ternyata langsung dibantah sang desainer.
"Aku sih enggak, karena lagi enggak ada prioritas untuk belanja sih sekarang," kata Ivan Gunawan, dikutip dari YouTube Silet.
Berapa Harga Tas Chanel Itu?
Melalui Instagram pribadinya pada Jumat (11/11/2022), wanita yang akrab disapa Jedar ini mengunggah foto tas yang ia jual itu.
Dalam keterangan, tas tersebut merupakan Chanel Boy Bag Small Size, yang ia beli second hand pada tahun 2017 lalu.
"Hello! Aku mau jual tas aku, Chanel Boy Bag Small Size, lamb skin, second hand aku beli 2017, tapi terawat masih bagus banged. Kartu garansi dan box lengkap. Yang berminat serius bisa hubungi nomor di link bio aku ya. Terima kasih," tulis Jessica Iskandar.
Terpantau sudah hampir seminggu tas tersebut sudah terpampang di feed Instagram-nya. Di kolom komentar pun belum ada tanda-tanda orang yang serius membelinya.
Salah satu hal yang menjadi penyebab tidak kunjung laku terjual kemungkinan karena harga tas yang cukup tinggi.
Dikutip dari Suara.com, Chanel Boy Bag dengan kulit domba seperti milik Jessica Iskandar dijual sekitar Rp95 juta - Rp100 jutaan.
Namun menurut pendiri bazaar tas preloved Irressistible Bazaar, Marisa Tumbuan, tas yang saat ini dijual oleh Jessica sebenarnya masih memiliki peminat.
Namun untuk urusan kisaran harga, Marisa enggan menjawab.
"Angkanya aku gak bisa bilang. Karena kalo disebut di media, agak ga etis juga untuk Jedar. Karena dia kan lagi usaha jual dengan harga yang dia inginkan," kata Marisa saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.