Pakar Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana, menyoroti isu mundurnya dua kader senior Partai NasDem yakni Siswono Yudo Husodo dan Enggartiasto Lukito.
Menurutnya, jika dua kader senior tersebut benar-benar hengkang dari NasDem, hal tersebut bisa menjadi kiamat bagi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Hal ini dilontarkan oleh Tjipta saat menjadi salah satu narasumber dalam acara ILC yang tayang di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club pada Kamis (24/11/2022).
Awalnya, Tjipta mengaku kaget ketika mendengar kabar mundurnya Enggar dan Siswono.
"Dua tokoh NasDem mengundurkan diri. Saya tadi sudah ngomong, saya nggak percaya dalam hati, betul apa enggak itu Enggar yang didudukan sebagai Menteri Perdagangan waktu itu, satu lagi Siswono," ujar Tjipta seperti dikutip Mamagini pada Jumat (25/11/2022).
"Dalam hati saya nggak percaya tapi kalau ini betul-betul mundur, waduh, setengah kiamat Surya Paloh," imbuhnya.
Tjipta lantas mengungkapkan bahwa Enggar dan Siswono merupakan dua kader senior yang begitu disayang oleh Surya Paloh.
"Ini orang lama dua-duanya. Kader yang disayangi saya tahu sama Pak Surya Paloh," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, dua kader senior NasDem yakni Ketua Dewan Pertimbangan Partai Siswono Yudo Husodo dan Wakil Ketua I Pertimbangan Partai Enggartiasto Lukito dikabarkan mundur dari Partai NasDem.
Baca Juga: Heboh Lagi Ustaz Yusuf Mansur Halu Beli Manchester United: Murah 167T Doang
Mundurnya dua kader senior ini disinyalir karena Surya Paloh memilih Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024.
Isi narasi yang menyebut dua kader NasDem mundur adalah sebagai berikut.
"Kader senior ramai-ramai keluar dari NasDem. Berita besar yang ditutup-tutupi NasDem: Enggartiasto Lukito dan Siswono Yudu Husodo keluar dari NasDem karena menolak NasDem mendukung Anies."
Bantahan dari Kader Partai NasDem
Salah satu kader Partai NasDem, Andi Darwis, memberikan bantahan atas kabar yang beredar mengenai Enggartiasto Lukito dan Siswono Yudu Husodo keluar dari partai.
Melalui akun Twitter-nya, @AndiDarwis17 mengungkapkan jika dua kader senior tersebut masih tercatat sebagai kader Partai NasDem.