Ulama kenamaan, Gus Miftah ikut berkomentar mengenai viralnya pernikahan yang batal lantaran minta mahar sertifikat rumah.
Gus Miftah kemudian mengajak netizen untuk belajar dari cerita Nabi Muhammad, saat meminang istrinya Siti Khodijah.
"Bahwa Nabi Muhammad memberikan mahar kepada Siti Khodijah 20 ekor unta," katanya, dalam video yang diunggah akun instagram @rumpi_gosip, Senin (5/12/2022).
Namun, hal itu menurut Gus Miftah bukan menjadi tuntutan kepada seorang laki-laki yang ingin meminang seorang perempuan untuk jadi istrinya. Sebab, mahar merupakan sebuah bentuk tangung jawab.
"Tapi ingat, hadist ini jangan dijadikan tuntutan seorang perempuan kepada laki-laki, seorang istri kepada suami. Ini merupakan bentuk tanggung jawab seorang laki-laki, memberikan mahar terterbaik kepada istrinya," kata Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji itu menjelaskan.
"Di dalam memuliakan seorang perempuan, kecuali peribadi yang mulia dan tidak lah menghinakan seorang perempuan kecuali peribadi yang terhina," lanjutnya, sembari mengutip sebuah kalimat hadist.
Menurut Gus Miftah, yang perlu diingat soal pernikahan adalah bahwa setiap rumah tangga pasti punya persoalan masing-masing.
"Maka ingat, semua rumah tangga itu pasti bermasalah, yang perlu diselesaikan aalah masalahnya, bukan rumah tangganya," kata alumni UIN Sunan Kalijaga itu.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang wanita mengunggah kisahnya batal menikah lewat media sosial TikTok.
Baca Juga: DPR Dorong Peningkatan Profesionalisme Tentara Nasional sebagai Pelindung Rakyat
Wanita bernama Yessy itu menyebut, dirinya batal menikah lantaran calon suami bernama Ryan Dono memilih untuk menikahi perempuan lain yang dijodohkan orangtuanya.
Namun, pihak laki-laki kemudian membuat klarifikasi dan mengungkapkan bahwa pernikahan itu batal karena perempuan minta mahar berupa sertifikat rumah H-3 sebelum menikah. Netizen kemudian memberi julukan 'Duta Sertifikat Rumah' kepada Yessy.