Setelah curhat kecopetan, Verrell Bramasta menjadi "pengemis" di Jepang. Ia mengunggah videonya mengemis itu di TikTok pada Kamis (29/12/2022).
Di video tersebut, anak Venna Melinda ini duduk di pinggir jalan sambil menyodorkan topi untuk wadah uang.
Pakai outfit yang cukup mewah serta kacamata hitam, Verrell Bramasta memasang wajah memelas sambil minta-minta uang.
Saat uang masuk ke dalam topinya, ia pun mengucap terima kasih dalam berbagai bahasa, mulia dari thank you, xie xie, hingga arigatou.
Dalam momen lainnya, Verrell juga berjongkok di atas tangga, lalu diejek "gembel". Ia lantas pura-pura marah dengan mengoceh seakan sedang berbicara dalam bahasa Jepang.
Aksi Verrell Bramasta pura-pura mengemis sambil jongkok itu juga dilakukannya di berbagai tempat lainnya, seperti di eskalator dan dalam transportasi umum.
Di akhir video, meski habis kecopetan, Verrell mengatakan bahwa ia hendak belanja bersama teman-temannya.
"Hari ini gua mau sneaker shopping, sama handuk gua belum kering," ucapnya.
"Setelah di copet tas paspor atm duit [tanda centang]
Jadi gembel di Jepang [tanda centang]," tulis Verrell sebagai keterangan video.
Baca Juga: Mendunia! Momen Witan Sulaeman Gagal Bikin Gol ke Gawang Kosong Viral di Medsos
"Y Alloh kasihan banget ,,,
moga tas nya yg berisi dokumen penting cepat ketemu," komentar netizen.
"Topinya 5x lipet dari yg di beri," gurau lainnya.
"Lucu kak verell," tulis salah satu pengguna TikTok.
Sebelumnya pada Rabu (28/12/2022), Verrell Bramasta menceritakan, tasnya dicopet di Shinjuku. Di dalam tas itu pun, terdapat banyak barang berharga Verrell Bramasta, termasuk paspor hingga dompet.
"Ada-ada aja. Tas gue dicopet orang di Shinjuku. Paspor, dompet, uang, credit card, ATM, semua ilang. Hasilnya sekarang udah empat jam di kantor polisi Jepang," tulis Verrell di Instagram.
Bukan cuma itu, ia juga curhat soal respons polisi setempat terhadap laporannya. Ternyata Verrell cukup kecewa.
"Polisi-polisi di Tokyo awalnya juga susah bantu, terkesan hopeless. Giliran google nama baru dibantu. Itu pun juga udah tiga jam ditanya bolak-balik untuk verifikasi dengan language yang sangat besar," terang Verrell Bramasta.
Ia pun mengeluhkan pengalaman pahitnya tersebut, yang terjadi tak lama setelah ia sampai di Jepang.
"Baru landing semalem, kurang istirahat, sampai sini niat liburan malah dicopet," tulis Verrell. "Udah berjam-jam di kantor polisi Shinjuku. Astagfirullahalazim ada saja cobaan."