Nama John LBF tengah menjadi perbincangan di media sosial gegara beberapa kali menawarkan pekerjaan kepada orang-orang yang viral di media sosial. Pertama Tiko, kemudian Sultan Akhyar si pembuat konten mandi lumpur, dan terakhir pegawai Alfamart yang ditegur atasan gegara tak mengucapkan salam.
Masyarakat pun banyak yang memuji Jhon LBF dan menganggapnya sebagai sosok bos baik hati, lantaran ia juga kerap menawarkan gaji yang cukup besar kepada para karyawannya.
Namun, di jagat Twitter, warganet ramai membongkar sisi buruk John LBF, yang berbeda dengan apa yang diketahui publik selama ini.
Awalnya, sebuah akun Twitter @Askrlfess bertanya kepada followers, "[askrl] siapa di sini yang cita-citanya ingin punya atasan seperti Pak Jhon?"
Kemudian, sebuah akun dengan nama @Septiadp, menulis jawaban, "Ga mau ah, soalnya suka potong gaji karyawan sesukanya. Tapi sayangnya waktu potong gaji gak pernah dikontenin, dan pecatin karyawannya tapi haknya gak dikeluarin yang seharusnya, slip gaji pun gak pernah ada."
Sontak unggahan tersebut menjadi viral. Terlebih @Septiadp juga membongkar keburukan lainnya dalam cuitannya.
"Telat semenit pun potong gaji. Selama ini gak tau potong gajinya untuk apa, bilangnya sih buat ke panti yaa, tapi gak pernah ada bukti hingga saat ini, bahkan slip gaji pun gak pernah ada," paparnya.
"Saya resign setelah bekerja disana 21 bulan. Karena udah lelah dengan ketentuan yang suka berubah-ubah seenak jidatnya. Di bulan oktober itu saya sudah sampai target, tapi diubah targetnya di hari cut off, gaji saya bulan oktober selisih sampai 2 jutaan," paparnya lagi.
Setelah itu, akun @Septiadp juga membagikan chat dari Jhon LBF yang marah-marah hingga akan memotong gaji masing-masing marketing sebesar Rp 500 ribu.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Tentang Lesung Pipi yang Wajib Kamu Ketahui
Akun @Septiadp juga mengungkap bahwa dirinya pernah kena marah dan dilarang membangun usaha sendiri saat masih bekerja dengan Jhon LBF.
Tak hanya itu, sosok Jhon LBF juga kerap berkali-kali mengganti HRD perusahaannya karena hal-hal sepele dan membuatnya marah. Salah satunya si pemilik akun @Septiadp, yang akhirnya mengundurkan diri setelah 21 bulan bekerja.
Meski demikian, warganet tidak menelan mentah-mentah apa yang diungkapkan oleh si pemilik akun @Septiadp. Tak sedikit yang berpendapat bahwa apa yang dilakukan oleh Jhon LBF adalah hal yang wajar sebagai pemilik bisnis.
"Mon maap, bukan bela si Jhon. Tapi pelaku bisnis akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan John. Betapa susahnya me-manage SDM yang kualitas di bawah rata-rata, percayalah," kata warganet.
"Jangankan semenit, telat sedetik pun tetep telat. "Hukumannya” terserah yang punya aturan, mau potong gaji, mau pushup, dll. Itu udah konsekuensi jadi karyawan," tulis yang lainnya.
"Masuk jam 9 kalau masih telat mah kebangetan sih, karena sebagian besar kantor malahan masuk jam 8 pagi loh, jadi bersyukur aja lah. Wajar sih bos begitu, banyak kok bukan dia doang yang begitu. Intinya mah bersyukur aja, namanya kerja sama orang, sama perusahaan orang, kalau ga cocok ya udah bener resign aja. Justru kalau Jhon-nya begitu, ya membangun mental karyawan dong biar disiplin," komentar lain dari warganet berusaha bijak.