Akun Facebook Sultan Akhyar diduga direport netizen gara-gara aksinya membuat konten mandi lumpur yang dituding sebagai ngemis online.
Halaman depan Facebook Sultan sempat terlihat bertuliskan Tribut untuk Sultan, kami harap orang yang mencintai Sultan akan merasa nyaman saat mengunjungi profilnya untuk mengenang dan merayakan momen hidupnya.
Setelah ditelusuri laman Facebook Sultan masih terlihat di Facebook. Jika benar kejadian report tersebut, netizen tak sepenuhnya setuju.
Ada yang mendukung dan menganggap aksi Sulta lumrah yang harus disalahkan adalah pengikut yang memberikanya gift.
Sementara talen kakek nenek yang ikut serta mandi lumpur kata netizen bukan karena paksaan.
"Lagian dia ama keluarga nya mau mau aja. Tuh nenek nenek ga ada paksaan emang dia juga mau mandi mandi. Yang salah, yang nonton sama ngasih gift sih. Lah mereka cuma usaha," tulis netizen.
Sejak aksi mandi lumpur marak, konten kreator Lutfi Agizal telah melaporkan si pembuat konten ke polisi karena dianggapnya meresahkan. Ia melaporkan 5 akun sekaligus.
"Sebagai warga Indonesia yang baik, ini harus dibenarkan lagi, bagi saya tindakan ngemis online ini terorganisir, dimanfaatkan dan viral bahkan omzetnya melebihi pekerja-pekerja di Jakarta" kata lutfi di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.
Sebelumnya aksi mandi lumpur viral di Tiktok dengan talen kakek dan nenek. Aksi tersebut berhasil mendulang cuan dari gift yang diberikan pengunjung.
Baca Juga: Intip 5 Outfit Keluarga Artis saat Perayaan Imlek di Tahun Kelinci Air, Serasai Banget!