Mantan pejabat eselon III Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo mengaku mengaku tak punya apa-apa lagi alias jatuh miskin setelah KPK menyita hartanya.
Akibatnya, Rafael mengeluhkan kesulitan memenuhi kebutuhannya sehari-hari setelah PPATK memblokir rekeningnya.
“Sekarang saya tidak punya uang, uang di rumah Rp45 juta diambil, disita, hidup sudah terbalik,” ujar Rafael Alun.
Hal itu ia ungkapkan saat diwawancara di salah satu stasiun TV.
Bahkan dalam pengakuannya itu, ayah Mario Dandy Satrio itu menangis dan mengusap air mata karena tak punya uang untuk makan.
Sementara itu, netizen masih menyoroti barang mewah yang masih dikenakan Rafael yakni jam tangan.
Hasil ulikkan netizen diperkirakan jam tangan itu bermerk Tag Heuer Connected yang harganya mencapai Rp15 juta hingga Rp40 juta.
Bahkan ada yang menyebut jam tangan merk dan tipe itu harganya dibenderol hingga mencapai Rp250 juta.
Netizen tak ingin tertipu dengan tipuan tangisan Rafael Alun, padahal masih punya harta.
“nitizen emang jeli... Bukan fokus ke air mata mlh jam tangan...,” tulis salah satu warganet.
“Air mata palsu ,untuk cr simpati...hukum mati baru ada efek jera .korupsi ngr ini udah gila2an gk ad takut2ny yg ad mlh + parah,” timpal warganet lainnya.
***
Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.