Perkakas rumah tangga yang digemari ibu-ibu Tupperware dikabarkan terancam bangkrut karena kondisi keuangan perusahaan sedang genting.
Alasannya produk asal Amerika Serikat yang biasanya digunakan untuk menyimpan makan itu sedang menghadapi krisis keuangan.
Bahkan perusahaan melihat ada potensi PHK bila kondisi memburuk.
"Kami mengambil tindakan segera untuk mencari pembiayaan tambahan dan mengatasi posisi keuangan kami," ucap CEO Tupperware Miguel Fernandez, dilansir dari suara.com.
Untuk diketahui, perusahaan itu sudah berdiri selama 77 tahun dan mampu bertahan di tengah persaingan.
Sementara saat ini Tupperware menghadapi kondisi saham memburuk. Saham Tupperware turun 90 persen dalam satu tahun terakhir.
Menanggapi kabar tersebut, netizen memberikan pandangan bahwa Tupperware kalah saing dengan produk lain karena banyak hal, terutama soal harga.
"Dl bnyk emak2 yg suka,aplgi boleh nyicil/arisan...cm konsumen skrg lbh memilih ke produk lain yg fungsi sama n lbh murah," tulis netizen.
Namun, masih ada netizen sebagai pengguna produk yang masih menyukai Tupperware.
Baca Juga: Hasil NBA: Kalahkan Miami Heat, Atlanta Hawks Amankan Posisi Play Off
"tupperware tetap nomor 1 sihh, karna awet. mahal karnaa bergaransi “seumur hidup” kalo rusak atau udah buluk aja/berubah warna bisa kok klaim ganti," tulis netizen.