Cuplikan film Barbie yang menampilkan peta dunia di mana kawasan Laut China Selatan sebagai wilayah kekuasaan China memuat Vietnam marah.
Menurut negara tersebut peta kawasan yang digambarkan itu adalah kekuasaan negara mereka. Akibatnya, negara itu memutuskan memboikot pemutaran film Barbie.
Pernyataan pihak Warner Bros yang dinantikan akhirnya memberikan klarifikasi. Menurut mereka peta dunia itu merupakan karya anak-anak kecil dan seharusnya tidak ditanggapi secara serius.
Mereka juga tidak bermaksud memberikan pernyataan bahwa wilayah itu milik China.
"Peta di Barbieland itu adalah gambar krayon anak-anak. Corat-coret yang menggambarkan perjalanan khayalan Barbie dari Barbie Land ke 'dunia nyata'. Itu tidak dimaksudkan untuk membuat pernyataan apa pun," kata pihak Warner Bros dilansir dari Variety pada Jumat (7/7).
Jawaban Warner ini belum ditanggapi langsung oleh pemerintahan Vietnam.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, cuplikan adegan film Barbie yang menampilkan peta dunia hebohkan media Vietnam.
Melansir Reuters, gambaran peta itu membuat sembilan garis putus-putus berbentuk abjad U.
Abjad itu digunakan pada peta China untuk mengilustrasikan klaim atas wilayah kekuasaan Tiongkok yang luas di Laut China selatan.
Baca Juga: Raffi Ahmad Menyesal Seumur Hidup, Pilih Bohong Ketimbang Turuti Permintaan Terakhir Sang Ayah
"Termasuk petak-petak yang dianggap Vietnam sebagai landasan wilayahnya, di mana Vietnam telah memberikan konsesi minyak," isi pemberitaan surat kabar Tuoi Tre milik Pemerintah Vietnam.
Pengaturan garis sembilan itu sudah ditolak dalam keputusan arbitrase internasional oleh pengadilan Den Haag pada 2016 di salah satu adegan film Barbie.
Sementara, China tak mengakui penolakan dari arbitrase internasional tersebut.