Beredar kabar yang menarasikan bahwa Mahfud MD dan Densus 88 menemukan bom jinak rakitan santri saat menggeledah Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 344 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 17 Juli 2023.
"MAHFUD MD BERSAMA DENSUS 88 GLEDAH PAKSA AL ZAYTUN !! DI TEMUKAN B0π RAKITAN SANTRI" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (17/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"MAHFUD MD BERSAMA DENSUS 88 TIBA DI AL ZAYTUN
GLEDAH PAKSA HINGGA DI TEMUKAN BOM JINAK RAKITAN SANTRI"
Namun begitu, apakah benar Jeje Govinda dan Inara Rusli kini telah resmi pacaran hingga mengumbar kemesraan di depan publik?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Mahfud MD dan Densus 88 yang menemukan bom jinak rakitan santri saat menggeledah Ponpes Al Zaytun.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Mahfud MD dan Densus 88 geledah paksa Al Zaytun.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Mahfud MD dan Densus 88 menemukan bom jinak rakitan santri saat menggeledah Ponpes Al Zaytun.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'MAHFUD MD BERSAMA DENSUS 88 TIBA DI AL ZAYTUN, GLEDAH PAKSA HINGGA DI TEMUKAN BOM JINAK RAKITAN SANTRI' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].